Bacaan Doa setelah Sholat Sunnah Rawatib agar Amal Diterima Teks Arab, Latin dan Artinya

11 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Shalat tathawwu' (sunnah), termasuk di dalamnya shalat rawatib, memiliki kedudukan strategis dalam ibadah seorang muslim. Berdasarkan hadits riwayat Tamim ad-Dari, shalat sunnah berfungsi sebagai penyempurna shalat fardhu. Oleh sebab itu, penting bagi muslim untuk mengetahui doa setelah sholat sunnah rawatib agar amal diterima.

Merujuk ebook Tuntunan Shalat-Shalat Tathawwu’, Majelis Tarjih dan Tajdid, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, pada hari kiamat, amal yang pertama kali dihisab adalah shalat. Jika shalat fardhu seseorang belum sempurna, Allah SWT akan memerintahkan para malaikat untuk melihat apakah hamba tersebut memiliki amalan tathawwu' untuk menambal kekurangan fardhu tersebut.

Oleh karena itu, agar amal kita diterima dan shalat kita sempurna, menjaga shalat rawatib adalah kuncinya. Berikut ini adalah doa setelah sholat sunnah rawatib yang merupakan bagian penting dari rangkaian ibadah tersebut. Dalam artikel ini juga dijelaskan tata cara sholat rawatib lengkap. 

Doa setelah Sholat Sunnah Rawatib agar Amal Diterima

Doa yang dianjurkan setelah sholat rawatib berbunyi:

اللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ ذُنُوْبِيْ وَخَطَايَايَ كُلَّهَا، اَللّٰهُمَّ أَنْعِشْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ، وَاهْدِنِيْ لِصَالِحِ الْأَعْمَالِ وَالْأَخْلَاقِ، إِنَّهُ لَا يَهْدِيْ لِصَالِحِهَا وَلَا يَصْرِفُ سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ

Latin: Allohummaghfirlii dzunuubii wa khothooyaaya kullahaa. Allohumman’isynii wajburnii wahdinii li shoolihil a’maali wal akhlaaqi innahuu laa yahdii li shoolihihaa wa laa yashrifu sayyi’ahaa illaa anta.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku atas segala dosaku dan kesalahanku. Ya Allah, tinggikan aku dan tutupi aibku, serta berilah aku petunjuk kepada kebaikan amal dan akhlak. Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang dapat menunjukkan kepada kebaikan amal dan akhlak, serta tidak ada seorang pun yang dapat memalingkan dari keburukan amal dan akhlak kecuali Engkau.”

Hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Sunni, menegaskan bahwa Rasulullah SAW senantiasa membaca doa ini setelah sholat, baik fardhu maupun sunnah.

Doa Tambahan Setelah Sholat Rawatib

Di samping doa utama, ada doa tambahan yang sering dibaca Rasulullah SAW setelah sholat, yaitu:

Doa Pertama

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Latin: Allāhumma anta as-salāmu wa minka as-salām, tabārakta yā dzal-jalāli wal-ikrām.

Artinya:“Ya Allah, Engkaulah sumber keselamatan, dari-Mu datang keselamatan, Mahasuci Engkau wahai Dzat yang memiliki kebesaran dan kemuliaan.”

Doa Kedua

اَللّٰهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Latin: Allāhumma a‘innī ‘alā dzikrika wa syukrika wa ḥusni ‘ibādatik.

Artinya:“Ya Allah, bantulah aku untuk senantiasa berzikir, bersyukur, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.”

Keutamaan Membaca Doa Setelah Sholat Rawatib

Berdasarkan ajaran Islam dan amalan yang umum dilakukan oleh para ulama, berikut adalah beberapa keutamaan berdoa selepas menunaikan sholat sunat Rawatib:

1. Waktu yang Mustajab

Waktu di antara azan dan iqamah (tempat di mana solat rawatib qabliyah dilakukan) adalah salah satu waktu yang paling mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda bahawa doa di antara azan dan iqamah tidak akan ditolak.

2. Penyempurna Ibadah Fardu

Sholat rawatib berfungsi sebagai penampal atau penyempurna kekurangan dalam solat fardu. Berdoa selepasnya menunjukkan kerendahan hati seorang hamba yang memohon agar amalan tersebut diterima dan segala kekurangannya dimaafkan oleh Allah SWT.

3. Mendekatkan Diri kepada Allah (Taqarrub)

Sholat sunat adalah amalan tambahan yang sangat dicintai Allah. Berdoa selepas melakukannya merupakan saat di mana seorang hamba berada dalam keadaan sangat dekat dengan Penciptanya, sehingga permohonan yang disampaikan lebih cenderung untuk diperkenankan.

4. Menjemput Keberkatan dan Ketenangan

Berdoa selepas sholat rawatib, terutamanya sebelum atau selepas solat fardu, memberikan ruang untuk hati lebih tenang dan fokus (khusyuk). Ini membantu seseorang untuk tidak tergesa-gesa meninggalkan tikar sejadah, sekali gus mendidik jiwa untuk sentiasa bergantung kepada Allah.

5. Mengikuti Sunnah Nabi SAW

Walaupun tidak ada teks doa khusus yang wajib, membiasakan diri berzikir dan berdoa selepas sholat (termasuk rawatib) adalah sebahagian daripada adab umum dalam beribadah yang dianjurkan untuk meraih pahala tambahan.

Tentang Sholat Rawatib

Salah satu adab utama agar shalat sunnah lebih utama dan diterima adalah mengerjakannya di rumah, kecuali shalat-shalat yang memang disyariatkan berjamaah (seperti Tarawih atau Id) atau Tahiyatul Masjid.

"Shalatlah kamu sekalian di rumah-rumahmu, karena sesungguhnya shalat seseorang yang paling utama adalah di rumahnya, kecuali shalat fardhu (lima waktu)." (HR. Bukhari & Muslim).

Shalat sunnah rawatib boleh dikerjakan sambil duduk meskipun mampu berdiri, atau kombinasi keduanya (sebagian berdiri, sebagian duduk). Namun, pahala shalat sambil berdiri lebih utama daripada duduk.

Jumlah Rakaat Rawatib:

Berdasarkan hadits Ummu Habibah, barangsiapa mengerjakan 12 rakaat dalam sehari semalam, Allah akan membangunkan baginya rumah di surga. Rinciannya adalah:+1

  • 4 Rakaat sebelum Zhuhur.
  • 2 Rakaat sesudah Zhuhur.
  • 2 Rakaat sesudah Maghrib.
  • 2 Rakaat sesudah Isya.
  • 2 Rakaat sebelum Shubuh (Fajar).

Bacaan dan Tata Cara Khusus Per Waktu

Terdapat beberapa sunnah khusus mengenai bacaan surat dalam shalat rawatib, terutama untuk Qabliyah Shubuh.

  • Dikerjakan 2 rakaat secara ringan (singkat).
  • Rakaat Pertama: Setelah Al-Fatihah, membaca surat Al-Kafirun atau ayat Quluu aamanna billahi... (QS. Al-Baqarah: 136).+1
  • Rakaat Kedua: Setelah Al-Fatihah, membaca surat Al-Ikhlas atau ayat Qul yaa ahlal kitaabi... (QS. Ali Imran: 64).+1
  • Shalat Qabliyah Zhuhur & Asar
  • Qabliyah Zhuhur: Nabi SAW terbiasa mengerjakan 4 rakaat sebelum Zhuhur di rumah beliau.
  • Qabliyah Asar: Nabi SAW mengerjakan 4 rakaat, dipisah dengan salam di antara dua rakaatnya.

Doa dan Kunci Agar Amal Diterima

Diterimanya amal, agar sampai pada derajat membangun rumah di surga, tidak bergantung pada mantra doa tertentu setelah salam, melainkan pada kualitas pelaksanaan (kaifiyat) berikut:

  • Menjaga Kontinuitas (Dawam): Kunci penerimaan rawatib adalah pada pelaksanaannya yang rutin (12 rakaat sehari semalam).
  • Mengikuti Sunnah Bacaan: Seperti membaca Al-Kafirun dan Al-Ikhlas saat Qabliyah Shubuh.
  • Pemisah dengan Fardhu: Disunnahkan memisahkan pelaksanaan shalat fardhu dan sunnah, salah satunya dengan melaksanakannya di rumah atau bergeser posisi.
  • Apa yang dibaca setelah salam?Karena tidak ada doa khusus rawatib yang diriwayatkan dalam buku ini, jamaah dianjurkan:
  • Melakukan dzikir umum (seperti Tasbih, Tahmid, Takbir) jika rawatib tersebut mengiringi shalat fardhu.
  • Berdoa dengan doa-doa ma'tsur (yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits) sesuai kebutuhan pribadi, dengan penuh kerendahan hati (tadharru').

People Also Ask:

Apakah ada doa setelah sholat rawatib?

Doa Setelah Salat Rawatib

Latin: Allahummaghfirlii dzunuubii wa khothooyaaya kullahaa.

Doa apa yang dibaca setelah sholat qobliyah Dzuhur?

Dzikir dan Wirid Setelah Sholat Qobliyah Dzuhur

Astaghfirullahal-azhim, alladzi la ilaha illa huwal hayyul-qayyum, wa atubu ilaiih. Artinya: "Aku mohon ampunan kepada-Mu, ya Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Hidup lagi Yang Berdiri Sendiri, dan aku bertaubah (kembali) kepada-Nya."

Doa yang dibaca Nabi Muhammad setelah sholat?

“Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, apabila selesai dari shalatnya (setelah salam), beliau beristighfar tiga kali, dan berkata: 'Ya Allah Engkau adalah As-Salam, dan dari-Mu keselamatan. Maha Berkat Engkau, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan. '” Hadits ini termaktub dalam Shahih Muslim, no. 591.

Dzikir apa setelah sholat qobliyah?

Dzikir pertama yang bisa dibaca setelah sholat qobliyah adalah istighfar. Grameds disarankan untuk membaca lafadz istighfar ini sebanyak 33 kali.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |