Dukcapil Jakarta Prediksi Penurunan Jumlah Pendatang Usai Lebaran 2025

19 hours ago 2

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Daerah Khusus Jakarta memprediksi jumlah pendatang usai lebaran tahun ini akan berkurang jika dibandingkan tahun 2024. Kepala Disdukcapil Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan angka pendatang tersebut berkisar antara 10 ribu hingga 15 ribu orang.

Sebagai data pembanding, Budi mengatakan jumlah pendatang di 2024 sebanyak 16.207. Angka di 2024 ini juga turun sebanyak 37,47 persen jika dibandingkan dengan 2023 yaitu sebanyak 25.918. Penurunan jumlah pendatang ini, kata Budi karena pembangunan yang cukup merata di setiap daerah. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Disebabkan antara lain pembangunan di daerah sudah cukup merata, serta dampak program penataan dokumen kependudukan sesuai domisili yg mulai disosialisasikan pada tahun 2023," kata dia kepada Tempo pada Kamis, 3 April 2025. 

Budi mengatakan bahwa Jakarta akan terbuka untuk siapa saja. Apalagi, kata dia urbanisasi memang merupakan fenomena alami yang biasa terjadi pada kota besar seperti Jakarta.

"Dari tahun ke tahun Jakarta mengalami dua kali pertambahan penduduk, pasca hari raya dan kenaikan kelas," kata dia.

Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung juga membuka pintu Jakarta lebar-lebar bagi pendatang yang akan datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan atau membuka peluang usaha pasca-Lebaran 2025. Pramono juga sudah memastikan bahwa Jakarta tidak akan melakukan operasi yustisia yang merazia identitas kependudukan para pendatang. Namun, Pramono menegaskan mereka yang merantau ke Jakarta harus memiliki KTP.

Dengan identitas yang jelas, Pramono memastikan mereka bisa mencari pekerjaan di Jakarta. Selain itu mereka juga bisa mengasah skill dengan pelatihan jika memiliki identitas.

"Dukcapil akan mengecek itu, administrasinya dicek. Kalau dia mau mencari kerja di Jakarta monggo, silakan. Asal dia mau ada pelatihan dan asal juga yang paling penting dia punya identitas. Kalau enggak punya identitas, enggak (bisa cari kerja)," kata Pramono seperti dikutip dari Antara, Rabu, 2 April 2025.

Yudono Yanuar berkontribusi dalam tulisan ini

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |