Ini Tips Utama Pencegahan Influenza

8 hours ago 4

KEMENTERIAN Kesehatan Republik Indonesia menyebut influenza masih menjadi salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan yang cukup sering terjadi di Indonesia, terutama saat perubahan musim. Pada awalnya, sakit influenza mungkin tampak seperti pilek biasa dengan hidung meler, bersin, dan sakit tenggorokan, Tapi ada beberapa ciri khas penyakit menular tersebut.

Seperti dilansir Halodoc beberapa gejala influenza yang kerap dialami pasien. Gejala tersebut demam, obat sakit, menggigil dan berkeringat. Ada pula gejala seperti otot sakit,menggigil dan berkeringat, sakit kepala, sesak napas. Kemudian ada juga kelelahan dan kelemahan. Hidung meler atau tersumbat, sakit tenggorokan, sakit mata. Gejala muntah dan diare bisa terjadi lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa. Gejala lainnya adalah batuk dan lemas yang terjadi selama beberapa pekan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta penderita penyakit kronis. Influenza dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya influenza. Cara yang paling mudah untuk mencegah flu adalah dengan menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan. Ada beberapa perilaku yang dapat mencegah penularan flu seperti dilansir Alodokter. Pertama adalah mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand-sanitizer berbahan dasar alkohol secara rutin. Lalu ada tindakan seperti tidak menyentuh mulut, hidung, dan mata, sebelum mencuci tangan. Kemudian pencegahan lain adalah membersihkan permukaan benda yang sering disentuh dengan cairan disinfektan. Lalu tidak berbagi makanan atau penggunaan benda pribadi, seperti gelas atau botol minum.

Bila sudah terserang flu, seseorang juga perlu meminimalkan penularan penyakit ini ke orang lain dengan menjauhkan diri dari orang lain, setidaknya sampai 24 jam setelah demam turun. Penting pula untuk memakai masker bila ke luar rumah. Lalu pencegahan penularan lain adalah menutup mulut dan hidung dengan tisu saat bersin atau batuk, lalu buanglah tisu dan cuci tangan sesudahnya.

Dokter dari Rumah Sakit Siloam Yogyakarta Sri Haryati menambahkan, cara pencegahan lain yang perlu dilakukan adalah dengan vaksin influenza. "Penggunaan vaksin influenza merupakan salah satu langkah efektif untuk menurunkan risiko infeksi dan komplikasi akibat virus influenza," katanya dalam talkshow kesehatan bertema pentingnya vaksin influenza di Dragon Yogyakarta pada Ahad 26 April 2026..

"Vaksin influenza sangat penting dilakukan secara rutin setiap tahun, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan penyakit penyerta. Dengan vaksinasi, tubuh memiliki perlindungan yang lebih baik sehingga risiko terkena influenza berat dapat diminimalkan," ujar Sri Haryati.

Vaksinasi dilakukan pada bayi usia 6 bulan, kemudian diulang setiap 1 tahun sekali sampai usia 18 tahun. Vaksinasi juga perlu dilakukan oleh orang yang berisiko mengalami komplikasi. Namun, perlu diingat, vaksin influenza tidak bisa 100 persen mencegah flu. Meski umumnya bukan penyakit yang serius, flu tetap tidak boleh dianggap remeh karena dapat menimbulkan komplikasi pada sebagian orang.

Komisaris Utama Holywings Group dan Ketua Program CSR Holywings Peduli Andrew Susanto berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan penyakit influenza sejak dini. "Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksin influenza dapat terus meningkat serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan tangguh terhadap penyakit menular," ujar Andrew Susanto.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |