Polisi Diduga Lecehkan Dua Remaja di Sikka NTT, Satu Korban Tewas Bakar Diri

19 hours ago 2

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pos Polisi (Kapospol) Desa Permaan Kepolisian Sektor Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Ajun Inspektur Dua (Aipda) Ihwanudin Ibrahim diduga melakukan pelecehan seksual terhadap dua remaja berusia 15 tahun. Salah satu korban tewas bakar diri karena peristiwa itu.

Kepala Seksi Humas Polres Sikka Inspektur Satu (Iptu) Yermi Soludale mengatakan dugaan pelecehan seksual anak terhadap korban pertama berinisial U terjadi pada Agustus 2024. U bekerja di rumah Aipda Ihwanudin sebagai penjaga toko. Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan bahwa pelecehan itu terjadi saat terduga pelaku dan korban berkomunikasi melalui video call

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Cukup bukti, melakukan video call dan menunjukkan alat kelaminnya serta mengajak berhubungan badan dengan saudari U yang masih di bawah umur,” kata Yermi saat dihubungi Tempo pada Kamis, 3 April 2025.

Yermi mengatakan, Ihwanudin telah dicopot dari jabatannya dan menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan. Kini polisi itu ditahan di Polres Sikka untuk menunggu sidang etik

Ihwanudin juga diduga melakukan pelecehan seksual terhadap remaja berinisial AF pada November 2024. AF selama ini tinggal bersama dengan kakek dan neneknya. Yermi mengatakan, berdasarkan keterangan kakek dan nenek korban, Ihwanudin bersama istrinya datang ke warung milik mereka dan menyuruh keduanya untuk menasihati cucu mereka, AF. 

Kepada nenek dan kakek korban, kata Yermi, Ihwanudin mengakui bahwa dia memperlihatkan alat kelaminnya kepada AF saat pelaku sedang mandi. “Kemudian, istrinya Ihwanudin mengatakan ‘cucu Bapak sudah menceritakan peristiwa tersebut ke-mana mana, kalau tidak ada bukti dan saksi bisa dihukum atas pencemaran nama baik’,” kata Yermi. 

Namun Ihwanudin memberikan keterangan yang berbeda. Polisi itu mengeklaim dia dan istrinya hanya meminta nenek dan kakek korban untuk menasihati AF agar tidak masuk ke rumah orang lain tanpa izin. Selanjutnya, Ihwanudin melihat api menyala di bagian belakang. Dia dan kakek korban kemudian menemukan AF telah membakar dirinya sendiri. 

Akibat keterangan yang berbeda dari para saksi, Yermi mengatakan Polres Sikka masih berusaha untuk menggali keterangan dari saksi lain dalam kasus AF. Namun demikian, dia mengatakan Kapolres Sikka akan menindak tegas semua anggota yang melanggar etik atau melakukan pidana. 

Meski Ihwanudin akan menjalani sidang etik, polisi mengeklaim mereka mengalami kendala untuk memproses dugaan pidana kasus pelecehan ini, karena pihak keluarga tidak mau membuat laporan. “Polisi tidak bisa memproses dugaan pidana kalau dari pihak korban tidak komunikatif,” kata Kapolres Sikka Ajun Komisaris Besar Mohammad Mukhson pada Rabu, 2 April 2025. 

Ketua Tim Relawan untuk Kemanusiaan Flores (TRUKF) Suster Fransiska Imakulata mengatakan bahwa lembaganya mengambil langkah untuk menjangkau dan mendampingi keluarga korban. Menurut Fransiska, timnya sampai saat ini masih kesulitan menemui U, lantaran keluarga menganggap kasusnya telah selesai.

Fransiska juga telah bertemu dengan kakek dan nenek AF dan mendampingi mereka ke kantor polisi. “Polisi bilang keluarga korban bisa membuat laporan, tapi di samping itu mereka bilang akan sulit untuk diproses karena korbannya sudah meninggal,” kata dia Rabu, 2 April 2025. Fransiska juga mengatakan lembaganya masih terus berupaya menjangkau keluarga korban dan telah bersurat kepada Komisi Kepolisian Nasional. 

Pilihan Editor: Kakorlantas Prediksi Puncak Arus Balik Pada 5-7 April 2025Catatan redaksi:

Jangan remehkan depresi. Untuk bantuan krisis kejiwaan atau tindak pencegahan bunuh diri:

Dinas Kesehatan Jakarta menyediakan psikolog GRATIS bagi warga yang ingin melakukan konsultasi kesehatan jiwa. Terdapat 23 lokasi konsultasi gratis di 23 Puskesmas Jakarta dengan BPJS.

Bisa konsultasi online melalui laman https://sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id dan bisa dijadwalkan konsultasi lanjutan dengan psikolog di Puskesmas apabila diperlukan.

Selain Dinkes DKI, Anda juga dapat menghubungi lembaga berikut untuk berkonsultasi:
Yayasan Pulih: (021) 78842580.
Hotline Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan: (021) 500454
LSM Jangan Bunuh Diri: (021) 9696 9293

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |