Terpopuler Nasional: "Wisata Jokowi" di Solo hingga Polisi Pantau Mahasiswa Udayana

18 hours ago 4

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah artikel yang mendapat sorotan pembaca pada Kamis, 3 April 2025. Beberapa di antaranya yakni Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya yang menyebut kediaman Presiden ketujuh RI Joko Widodo sebagai destinasi wisata baru di Solo.

Selain itu, terdapat kabar konsolidasi akbar mahasiswa Universitas Udayana menolak kerja sama dengan TNI didatangi oleh pihak kepolisian. Berikut tiga berita terpopuler di kanal Nasional:


1. Wamendagri: Wisata Jokowi Jadi Destinasi Baru di Solo


Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyambangi kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah. Bima mengatakan, kunjungannya tersebut sekaligus bersilahturahmi saat Lebaran 2025. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bima mengatakan, kediaman Jokowi saat ini sudah menjadi destinasi wisata baru bagi masyarakat sekitar, khususnya warga Solo. Dia menuturkan, Wali Kota Solo Respati Ardi pernah memperkenalkan fenomena wisata baru itu, yakni "Wisata Jokowi" yang menjadi destinasi favorit di Surakarta, Jawa Tengah. 

"Waktu retret, Wali Kota Solo mengatakan ada destinasi wisata favorit baru, namanya 'Wisata Jokowi'. Ternyata saya ke sini benar, ada 'Wisata Jokowi'. Warga dari berbagai daerah datang ke sini," ujar Bima dalam keterangan resminya pada Kamis, 3 April 2025.

Artikel selengkapnya di sini  

2. Polisi hingga Orang Tidak Dikenal Datangi Universitas Udayana saat Mahasiswa Konsolidasi

 
Satu unit mobil polisi terparkir di sebrang gerbang masuk Gedung Universitas Udayana, Bali pada Selasa, 1 April 2025 lalu. Beberapa personel kepolisian dengan seragam lengkap juga berjaga di dekat mobil tersebut tanpa alasan.

Konsolidasi tersebut dilakukan untuk menyusun detail persiapan aksi yang direncanakan oleh mahasiswa untuk menolak kerja sama kampus mereka dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana.

Artikel selengkapnya di sini 

3. Dedi Mulyadi Minta TNI dan Polri Tanamkan Bela Negara pada ASN Jabar


Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membeberkan kerja sama Pemprov Jawa Barat dengan TNI dan Polri soal pendidikan bela negara bagi aparatur sipil negara (ASN). Menurut dia, kesadaran dan pemahaman ASN mengenai bela negara saat ini relatif rendah. Oleh karena itu, dia meminta agar TNI dan Polri menanamkan bela negara terhadap ASN di lingkungan Pemprov Jabar.

“Diperlukan upaya-upaya luar biasa oleh gubernur untuk membangun kesadaran mengenai bela negara,” kata Dedi saat ditemui dalam acara open house atau gelar griya yang diselenggarakan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, pada Rabu, 2 April 2025.

Dia menjelaskan kesadaran bela negara dapat terbagi menjadi dua jenis, yakni bela negara formal dan bela negara kultural. Bela negara formal, kata Dedi, berbentuk pelatihan dan pendidikan semi militer. Sedangkan, bela negara kultural menurut dia seperti kesadaran untuk menjaga lingkungan.


Artikel selengkapnya di sini

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |