UJIAN tulis berbasis komputer (UTBK) resmi dimulai pada Senin, 20 April 2026. Penyelenggaraan UTBK bakal berlangsung selama 10 hari. Beberapa universitas sudah mempersiapkan diri menerima peserta ujian dengan disabilitas.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Beberapa di antaranya adalah Universitas Airlangga, Universitas Dipenogoro, dan Universitas Hasanudin. Undip, misalnya, memberikan pelayanan kepada enam penyandang disabilitas yang menjadi peserta ujian seleksi nasional berbasis tes itu.
Wakil Ketua Pengembangan Pendidikan Lembaga Pengembangan dan Penjamin Mutu Pendidikan (LP2MP) Undip Paramita Prananingtyas mengatakan kampus mereka berkomitmen dalam melaksanakan layanan inklusif.
Ia menjelaskan peserta ujian dengan disabilitas ini terdiri dari tiga penyandang disabilitas fisik dan tiga penyandang disabilitas pendengaran.
Menurut Paramita, Undip telah menyiapkan dukungan dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan lebih optimal.
"Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh peserta, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang setara dan aksesibilitas yang memadai dalam menempuh ujian," kata Paramita dikutip melalui situs resmi Undip pada Selasa, 21 April 2026.
Sedangkan Universitas Hasanuddin (Unhas) menerima keikutsertaan enam peserta disabilitas dari total 18 ribu peserta. Keenam peserta ujian dengan disabilitas ini mengikuti UTBK-SNBT yang dilaksanakan pada 21–28 April 2026.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Muhammad Ruslin mengatakan enam peserta disabilitas tersebut terdiri dari tiga penyandang disabilitas pendengaran, satu penyandang disabilitas wicara, dan dua penyandang disabilitas fisik.
"Di Unhas tidak terdapat peserta disabilitas Netra yang mengikuti UTBK, hal ini karena penempatan diatur dan ditentukan oleh pusat dari seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru," kata Muhammad Ruslin.
Tahun ini, Unair menampung 16.672 peserta yang akan mengikuti UTBK. Total peserta tersebut mencapai 94,7 persen dari total kapasitas daya tampung yang disediakan, yakni sebanyak 17.600 kursi. Dari jumlah tersebut 22 di antaranya merupakan penyandang disabilitas.
“Peserta berasal dari 38 provinsi dan cluster luar negeri,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik, Mahasiswa, dan Alumni (AMA) UNAIR Mochammad Amin Alamsjah dikutip dari situs resmi Unair pada Selasa, 21 April 2022.
Guna memfasilitasi UTBK-SNBT tahun ini, Amin menyatakan fasilitas dan ruangan sudah disiapkan Unair sebaik mungkin. Pada UTBK tahun ini, lokasi ujian tersebar di sepuluh gedung kampus B dan C yang terdiri dari 22 ruangan computer based test (CBT).
Kampus B berada di gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Vokasi di gedung A dan C. Sedangkan di Kampus C ada di Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB), Gedung Nano, Gedung Nani, dan FKM.


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4770150/original/051663000_1710247846-20240312-Berbuka_Puasa_di_Istiqlal-HER_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417338/original/087225200_1763529762-Buka_Puasa.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2898274/original/080785500_1567273060-Pawai-Obor4.jpg)

