GRUP musik Yovie & Nuno resmi menandai perjalanan 25 tahun mereka di industri musik Indonesia dengan meluncurkan Extended Play (EP) atau mini album terbaru bertajuk Kilometer. Peluncuran ini menjadi momentum spesial karena merupakan karya perdana dalam format mini album bagi formasi terbaru mereka yang digawangi oleh Muchamad Ahadiyat (gitar), Ady Julian (keyboard), serta dua vokalis baru, Adhyra Yudhi dan Chico Andreas.
Proses produksi EP Kilometer telah dipersiapkan sejak 2021. Menurut Adhyra Yudhi, pengerjaan proyek ini memakan waktu sekitar tiga hingga empat tahun untuk menemukan formula yang tepat.
"Kami mulai produksi dari 2021. Perjalanannya pasti tidak mudah, kami mencari formula agar bisa lebih segar tetapi tetap mempertahankan DNA Yovie & Nuno yang sudah melekat selama puluhan tahun," ujar Adhyra saat ditemui dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 29 April 2026.
Sentuhan Tangan Dingin Yovie Widianto dan Ari Renaldi
Dalam proyek ini, Yovie Widianto selaku pendiri sekaligus produser tetap memegang kendali kreatif. Namun, ada hal menarik dalam produksi kali ini, yakni keterlibatan Ari Renaldi sebagai produser pendamping. Ari Renaldi, yang dikenal lewat tangan dinginnya memproduseri banyak musisi papan atas, menjadi saksi sejarah pencarian warna baru bagi grup yang telah berganti vokalis beberapa kali ini.
Gitaris Muchamad Ahadiyat atau yang akrab disapa Kang Diat, menjelaskan bahwa kehadiran Ari Renaldi memberikan dimensi baru dalam aransemen musik mereka. "Ini adalah pertama kalinya Yovie & Nuno menggandeng Ari Renaldi untuk terlibat penuh dalam EP ini. Meskipun ada campur tangan baru dan warna-warna baru dari vokal Adhyra dan Chico, benang merah musik Yovie & Nuno tetap terjaga," ungkap Diat.
Makna 'Kilometer' dan Pesan tentang LDR
Pemilihan judul Kilometer bukan tanpa alasan. Keyboardist Ady Julian menjelaskan bahwa judul tersebut merujuk pada konsep jarak. Secara spesifik, lagu-lagu dalam EP ini banyak menyoroti dinamika hubungan jarak jauh atau Long Distance Relationship (LDR). Ady menyebut bahwa lagu utama dalam album ini bercerita tentang perjuangan menjaga kesetiaan meski raga tidak saling berdekatan.
"Kalau bicara kilometer, yang terpikir utama adalah tentang jarak. Lagu ini ditujukan untuk teman-teman yang pacaran tapi ada jarak, yang tidak bisa menemani 24 jam setiap hari. Kami ingin menggambarkan bagaimana caranya bertahan dan tetap setia meskipun jauh di mata dan terkadang terasa jauh di hati," ucap Ady Julian.
Jembatan Menuju Era Baru
EP Kilometer sekaligus menjadi penawar rindu bagi para penggemar setelah absen selama 12 tahun sejak peluncuran album penuh terakhir pada 2014 silam. Perbedaan karakter vokal antara Adhyra dan Chico dianggap sebagai kekuatan baru yang memberikan energi lebih modern namun tetap harmonis dengan komposisi romantis khas Yovie Widianto.
Melalui rilisnya EP ini, para personel berharap karya terbaru mereka dapat diterima luas oleh penikmat musik Indonesia, baik pendengar lama maupun generasi baru. "Mudah-mudahan hasilnya memuaskan bagi para pendukung Yovie & Nuno dan bisa membawa keberkahan serta kebaikan bagi kita semua," tutur Adhyra.





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417338/original/087225200_1763529762-Buka_Puasa.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473943/original/060119400_1768461944-klaim_purbaya_temukan_data_uang_jokowi.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468799/original/045139300_1768018023-fantastic-mosque-architecture-islamic-new-year-celebration.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5153924/original/010138200_1741324616-1741320553002_ucapan-selamat-puasa-marhaban-ya-ramadhan.jpg)
