6 Hoaks Terbaru di Media Sosial, dari Bantuan sampai Lowongan Kerja

5 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks yang beredar luas dalam sepekan terakhir telah diidentifikasi Cek Fakta Liputan6.com, informasi bohong tersebut mencakup isu-isu krusial seperti program bantuan pemerintah hingga lowongan kerja pada instansi pemerintah.

Modus penyebarannya pun semakin canggih, memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan kesan meyakinkan. Fenomena ini menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan digital. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya, terutama saat berhadapan dengan tautan mencurigakan atau klaim yang terlalu menggiurkan.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah melakukan penelusuran untuk memudahkan masyarakat mengenali hoaks yang beredar di media sosial, berikut daftarnya.

1. Link Pendaftaran Bansos Rp 5,4 Juta dari Prabowo

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bansos Rp 5,4 juta dari Presiden Prabowo Subianto, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 11 Juni 2026.

Klaim link pendaftaran bansos Rp 5,4 juta dari Prabowo berupa tulisan sebagai berikut.

"Pemerintah lewat Presiden Prabowo menyiapkan Bantuan Sosial sebesar Rp5.400.000. Bantuan ini khusus untuk warga yang namanya sudah masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS. Kalau nama nya kamu terdaftar dan lolos verifikasi, dana bansos 5,4 juta akan dicairkan langsung ke rekening bank atau lewat kantor pos.

Buruan daftar sekarang nama anda dan dapatkan bantuan nya

Link pendaftaran ada di bio"

Unggahan tersebut menyertakan menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut.

"https://pendaftranonlinebazz1.netlify.app/?fbclid=IwY2xjawSZyNZleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFHSllXNjBLZlZOSFVNRmxic3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHo_dZHf2PpRZPH71OVHEUm7S3W-uYpRBnBbs4hwf3GhhPofl77rHM0qWT8___aem_DNcqEfof_s_ZWZsSeHXi3Q"

Link tersebut mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta sejumlah identitas, seperti nama, provinsi dan nomor Telegram.

Benarkah klaim link pendaftaran bansos Rp 5,4 juta dari Prabowo? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

2. Link Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 28 Mei 2026.

Berikut isi unggahannya:

"REKRUTMEN BERSAMA BUMN 2026 DIBUKA!

Kesempatan emas untuk bergabung dengan perusahaan milik negara!Raih karier impianmu sekarang juga"

Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"Saatnya Raih KARIER IMPIAN!

DIBUTUHKAN LOWONGAN BUMN 2026

Bersama BUMN, Bangun Indonesia yang Lebih Maju

TERBUKA UNTUK LULUSAN

SMA Sederajat, D3, D4, S1, S2

Kesempatan berkarier di berbagai Perusahaan BUMN terbaik di Indonesia

Peluang karier luas & jenjang pengembangan yang jelas

Kontribusi nyata untuk Indonesia

Lingkungan kerja profesional, inovatif & berintegritas

Masa Depanmu Dimulai dari Sekarang!

Perbankan, Energi, Transportasi, Telekomunikasi, dan Lainnya

PENDAFTARAN GRATIS

Proses pendaftaran mudah

Tanpa dipungut biaya

Segera siapkan dokumen dan raih peluangmu!

Jangan lewatkan kesempatan emas ini!"

Unggahan disertai link daftar. Jika diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3.Purbaya Bongkar Mega Korupsi Rp 576 Triliun 

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membongkar mega korupsi Rp 576 triliun. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, 10 Juni 2026.

Klaim Purbaya membongkar mega korupsi Rp 576 triliun, berupa gambar yang menampilkan Purbaya, Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, dan Ganjar Pranowo sedang berdiri dan terdapat tulisan berikut:

"GEMPAR! SKANDAL BESAR 576 TRILIUN RUPIAH TERKUAK

PURBAYA BONGKAR KARTU AS MEREKA!"

Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Megawati, puan Maharani, hingga Ganjar Pranowo disebut terseret dalam kasus skandal Mega korupsi 576 Triliun rupiah 🤑

Purbaya bongkar kartu As ganjar, puan sampai megawati terseret

Mentri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tak pandang bulu Kasus Mega korupsi terbesar yang di bungkam puluhan tahun Akhirnya terbongkar, kerugian negara tembus 576 triliun rupiah

Yang paling mengejutkan siapa target nya? Bukan pejabat kecil, Tapi para raksasa politik mulai dari mantan gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo, ketua DPR-RI Puan Maharani, hingga ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri"

Benarkah klaim Purbaya membongkar mega korupsi Rp 576 triliun? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |