Awas Terjebak Hoaks Pemeriksaan Kesehatan, Kenali Ragamnya

1 month ago 46

Liputan6.com, Jakarta- Hoaks seputar pemeriksaan kesehatan kerap beredar di tengah masyarakat lewat media sosial, informasi bohong ini dapat menimbulkan beragam dampak negatif.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap beragam hoaks seoutar pemeriksaan kesehatan, informasi palsu tersebut dikaitkan dengan beragam isu yang dapat menyesatkan masyarakat.

Berikut kumpulan hoaks seputar pemeriksaan kesehatan.

Pendaftaran Medical Checkup Gratis dari Pemerintah

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran program medical checkup gratis dari pemerintah, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 10 Februari 2025.

Unggahan klaim link pendaftaran program medical checkup gratis dari pemerintah berupa poster digital yang menampilkan foto Presiden Prabowo Subianto disertai dengan tulisan sebagai berikut.

"MEDICAL CHECKUP GRATIS SELURUH INDONESIA

Pemerintah akan meluncurkan program medical check-up (MCU) gratis mulai Februari 2025"

Unggahan tersebut disertai keterangan sebagai berikut.

"Program Medical Check Up Gratis dari PemerintahSeluruh Indonesia...

JANGAN LEWATKAN!!!

👇👇👇"

Unggahan tersebut mengarahkan masyarakat untuk mendaftar lewat link berikut ini.

"https://indohome.vercel.app/medicalchekup?fbclid=IwY2xjawIafI5leHRuA2FlbQIxMQABHWoljNBHpLMmnSddsIwIy6QToTczfLiZ-hFPKHrPId0xbaRW29882npo_w_aem_PV0olYy9VrnCM7DzVrPWgA"

Jika link tersebut diklik mengarah pada halaman situs menampilkan formulir digital yang meminta data pribadi seperti nama sesuai KTP dan nomor terlepon.

Benarkah klaim link pendaftaran program medical checkup atau cek kesehatan gratis dari pemerintah? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

Ikuti Kuis Cek Fakta Liputan6.com di Aplikasi Youniverse dan menangkan saldo e-money jutaan rupiah.

Caranya mudah:

* Gabung ke Room Cek Fakta di aplikasi Youniverse

* Scroll tab ke samping, klik tab “Campaign”

* Klik Campaign “Kuis Cek Fakta”

* Klik “Check It Out” untuk mengikuti kuisnya

Ada Penyamar Sebarkan Penyakit Lewat Pemeriksaan Gula Darah Gratis untuk Hancurkan Indonesia

Cek Fakta Liputan6.com mendapati informasi penyamar mengaku dari fakultas kedokteran sebarkan penyakit lewat cek gula darah gratis untuk hancurkan Indonesia, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 14 Juli 2023.

Unggahan penyamar mengaku dari fakultas kedokteran sebarkan penyakit lewat cek gula darah gratis untuk hancurkan Indonesia, berupa tangkapan layar percakapan WhatsApp yang berisi tentang pemberitahuan ada pihak yang mengaku dari fakultas kedokteran melakukan pemeriksaan gula darah gratis.

Jika ada yang menawarkan pemeriksaan gula darah gratis agar ditolak, sebab ada pihak yang menyamar ingin menghancurkan Indonesia lewat alat cek tersebut yang tidak bersih dan ada penyakit di dalamnya.

Tangkapan layar tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Hati hati ya, ada tadi datang d rumah😱😱"

Benarkah informasi penyamar mengaku dari fakultas kedokteran sebarkan penyakit lewat cek gula darah gratis untuk hancurkan Indonesia? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com simak hasil penelusurannya di sini.....

Peserta BPJS Kesehatan Wajib Skrining Kesehatan Sebelum Periksa ke Fasyankes

Beredar di media sosial dan aplikasi percakapan pesan berantai yang menyebut peserta BPJS Kesehatan wajib melakukan skrining kesehatan sebelum memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan. Pesan berantai itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Berikut isi pesan berantai tersebut:

"Assalamualaikum.. Salam sehat..

Menginformasikan tentang screening bpjs kesehatan yg bersifat wajib. Mulai hari Jumat 17 Juli 2022, peserta BPJS yang hendak periksa wajib/harus sudah melakukan skrining Kesehatan. Jika peserta belum melakukan skrining Kesehatan maka pada saat melakukan pemeriksaan kesehatan di fasyankes akan muncul notifikasi bahwa "pasien belum skrining"

Monggo Bapak/Ibu yg belum mengisi silakan langsung diisi termasuk keluarganya, putra putri yg sudah berusia 15 th ke atas. Supaya saat mau mengakses pelayanan di Puskesmas/Klinik lancar tdk ada kendala krn belum skrining kesehatan. Mohon Bapak/Ibu bantuan untuk menyampaikan ke warga/ masyarakat agar tiap2 warga melakukan pengisian wajib SCREENING BPJS KESEHATAN melalui link berikut:

webskrining.bpjs-kesehatan.go.id

Dapat diakses melalui hp android masing2. Tinggal klik link tsb kemudian ikuti pengisian sampai selesai. Pengisian juga bisa dilakukan melalui App Mobile JKN

NB : Bagi lansia yang tidak dapat menginput data sendiri melalui Android dapat dibantu keluarganya

Sebelumnya kami ucapkan banyak terimakasih.

#pengisian ini adalah wajib

# Mohon untuk selalu ditekankan dan diingatkan kembali melalui grup2 atau forum pertemuan di wilayah masing2 agar semua masyarakat dapat terscrening oleh BPJS KESEHATAN."

Lalu benarkah pesan berantai yang menyebut peserta BPJS Kesehatan wajib melakukan skrining kesehatan sebelum memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan? Simak hasil penelusurannya di halaman berikut ini.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |