Liputan6.com, Jakarta - - Kartu Indonesia Pintar (KIP) sering kali menjadi topik hangat di kalangan pelajar dan orang tua. Pertanyaan yang sering muncul adalah terkait fungsi KIP untuk membiayai pendidikan tinggi.
Sebenarnya KIP sendiri tidak dapat digunakan secara langsung untuk membiayai pendidikan tinggi. Namun ada program KIP Kuliah yang dirancang khusus untuk membantu mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki potensi akademik yang baik.
Ikuti Kuis Cek Fakta Liputan6.com di Aplikasi Youniverse dan menangkan saldo e-money jutaan rupiah.
Caranya mudah:
* Gabung ke Room Cek Fakta di aplikasi Youniverse
* Scroll tab ke samping, klik tab “Campaign”
* Klik Campaign “Kuis Cek Fakta”
* Klik “Check It Out” untuk mengikuti kuisnya
Program KIP Kuliah
KIP Kuliah merupakan salah satu bentuk bantuan biaya pendidikan dari pemerintah. Program ini ditujukan bagi mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi. Dengan adanya KIP Kuliah, mahasiswa bisa mendapatkan bantuan untuk biaya kuliah serta biaya hidup selama menempuh pendidikan tinggi. Tentu saja, ini menjadi angin segar bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Agar dapat mendaftar KIP Kuliah, pendaftar harus memenuhi beberapa persyaratan tertentu. Pertama, ada kriteria ekonomi yang harus dipenuhi.
Pendaftar harus memiliki KIP, terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH), memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), berasal dari panti sosial atau panti asuhan, atau termasuk dalam desil 4 atau kurang pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Namun, jika pendaftar tidak memenuhi kriteria tersebut, masih ada harapan. Pendaftar tetap bisa mendaftar KIP Kuliah dengan membuktikan ketidakmampuan ekonomi.
Misalnya, dengan menunjukkan pendapatan kotor gabungan orang tua atau wali yang tidak lebih dari Rp 4 juta per bulan, atau pendapatan per anggota keluarga yang maksimal Rp 750 ribu per bulan. Ini memberikan kesempatan bagi mereka yang mungkin tidak memiliki KIP tetapi masih berhak mendapatkan bantuan.
Penerimaan di Perguruan Tinggi
Selain kriteria ekonomi, ada syarat lain yang juga sangat penting. Pendaftar harus diterima di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Penerimaan ini dapat melalui jalur SNBP, SNBT, atau jalur mandiri. Tanpa diterima di perguruan tinggi, pendaftar tidak bisa mendapatkan KIP Kuliah. Ini adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi.
Potensi akademik juga menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Meskipun tidak ada nilai minimal yang ditetapkan secara eksplisit, potensi akademik yang baik akan menjadi pertimbangan penting dalam seleksi KIP Kuliah. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah tetap memperhatikan kualitas pendidikan dan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi saja.
Manfaat KIP Kuliah
KIP Kuliah memberikan sejumlah manfaat bagi mahasiswa yang terdaftar. Beberapa di antaranya termasuk pembebasan biaya kuliah, biaya hidup, dan bahkan pembebasan biaya pendaftaran ujian masuk perguruan tinggi (UTBK) bagi yang terdaftar di DTKS. Dengan adanya bantuan ini, mahasiswa diharapkan dapat fokus pada studi mereka tanpa terbebani oleh masalah finansial.
Penting untuk diingat bahwa pendaftaran KIP Kuliah harus dilakukan melalui jalur yang telah ditentukan oleh perguruan tinggi masing-masing atau melalui portal KIP Kuliah. Memiliki KIP Sekolah (KIP SMA) bisa meningkatkan peluang pendaftar untuk mendapatkan KIP Kuliah, namun tidak menjamin penerimaan. Seleksi tetap dilakukan dan kuota yang tersedia terbatas, sehingga persaingan bisa menjadi cukup ketat.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Kartu Indonesia Pintar tidak dapat langsung digunakan untuk membiayai kuliah. Namun, dengan adanya program KIP Kuliah, mahasiswa yang kurang mampu namun memiliki potensi akademik yang baik dapat memperoleh bantuan biaya pendidikan. Oleh karena itu, penting bagi pendaftar untuk memahami syarat dan ketentuan yang berlaku agar bisa memanfaatkan program ini sebaik-baiknya.