Kemendagri Beri Insentif Enam Pemda yang Berhasil Turunkan Tingkat Pengangguran

13 hours ago 4

INFO TEMPO – Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri memberikan insentif kepada enam daerah di Kalimantan yang berhasil Turunkan Tingkat Pengangguran. Insentif itu berupa uang senilai Rp 3 miliar untuk Terbaik I, Rp 2 miliar untuk Terbaik II, dan Rp 1 miliar untuk Terbaik 3 yang diberikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan, di Balikpapan, Selasa, 5 Mei 2026. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mewakili mendagri menyerahkan hadiah tersebut secara simbolis.

Di tingkat provinsi, Kalimantan Utara menjadi yang terbaik dalam hal penurunan tingkat pengangguran dan berhasil juara pertama. Sementara untuk tingkat kabupaten, Barito Utara berhasil meraih Terbaik I sedangkan Tabalong Terbaik II, dan Murung Raya Terbaik III. Sedangkan di tingkat kota, Bontang memperoleh Terbaik I dan Palangka Raya berasa di posisi II.  

Mendagri Tito Karnavian mengatakan, capaian penurunan tingkat pengangguran yang menunjukkan tren positif patut diapresiasi. Data, kata Tito, menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka Indonesia telah turun menjadi sekitar 4,74 persen pada November 2025. “ Ini salah satu yang terendah dalam lima tahun terakhir.” 

Namun demikian, lanjut Tito, tantangan struktural masih ada, terutama dominasi sektor informal yang mencapai lebih dari 57 persen tenaga kerja. Menurut Tito, pemerintah daerah yang berhasil biasanya mampu mengintegrasikan kebijakan dan anggaran terkait perencanaan ketenagakerjaan, penempatan tenaga kerja, pelatihan vokasi dan pengembangan ketenagakerjaan yang relevan lainnya. Hal ini selaras dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang mendorong penciptaan lapangan kerja dan kemudahan investasi.

Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph menerima penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Balikpapan, pada Selasa, 5 Mei 2026. TEMPO/LOURENTIUS EP

Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus Midel Yoseph, mengatakan,Kabupaten Murung Raya terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui upaya menekan angka pengangguran.

Fokus masa pemerintahannya adalah menciptakan ekosistem yang membuat pencari kerja mempunyai keterampilan dan akses ke lapangan pekerjaan. Karena itu, berbagai inisiatif dilakukan, seperti peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan yang lebih relevan dengan kebutuhan industri serta memfasilitasi penempatan dan pendampingan agar lebih cepat tersambung dengan peluang kerja. “Kami juga melakukan penguatan peran dunia usaha dan UMKM.”

Murung Raya dinilai mampu menurunkan tingkat pengangguran secara terencana dan berkelanjutan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Penilaian mencakup kualitas perencanaan program, dukungan anggaran, serta pencapaian nyata dalam menurunkan angka pengangguran. Selain itu, inovasi daerah untuk penurunan tingkat pengangguran menjadi nilai tambah dalam menciptakan solusi yang efektif dan berdampak.

“Penghargaan ini kami terima sebagai bentuk apresiasi atas kerja kolaboratif dalam upaya penurunan pengangguran di Kabupaten Murung Raya,” ujar Heriyus. 

Sedangkan Tabalong SMaRT yang merupakan akronim dari Sejahtera, Maju, Religius, dan Terdepan, merupakan visi Pemerintah Kabupaten Tabalong yang diyakini mampu menurunkan tingkat pengangguran. Keberhasilan itu dilakukan Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani dengan berfokus pada tujuh program prioritas, yang salah satunya meningkatkan kualitas sumber daya manusia termasuk tenaga kerja dan wirausaha.

"Ada program yang kami sudah lakukan, yaitu mencetak 15 ribu tenaga terampil melalui balai latihan kerja, Disnaker, NGO, dan dunia usaha," kata Noor Rifani. Program tersebut membuat warga Tabalong memiliki keterampilan untuk bekerja ataupun berwirausaha. 

Melalui beragam upaya untuk mewujudkan tujuh program prioritas itu, Kabupaten Tabalong mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri. “Ini langkah luar biasa yang dilakukan Mendagri untuk mengapresiasi daerah-daerah yang mempunyai inovasi,” kata Bupati Noor Rifani. “Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar dia. (*)

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |