PRESIDEN Prabowo Subianto mempertimbangkan usul agar setiap badan usaha milik negara (BUMN) memberi dana untuk riset. Usul itu ia terima dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri di Jakarta yang berlangsung akhir pekan ini.
Saat berpidato dalam acara yang dihadiri dua ribuan dosen itu, Prabowo mengatakan dapat banyak masukan. "Saya sangat terima kasih, sepintas saya baca tadi, saya dengar banyak usul yang sangat baik, sangat masuk akal, dan akan segera kita tindak lanjuti," ucapnya di Jakarta Convention Center, Ahad, 28 Juni 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Prabowo berujar salah satu usul itu adalah agar industri pelat merah harus mengalokasikan sebagian laba mereka untuk riset dan inovasi. "Ini bagus usulnya," kata Ketua Umum Partai Gerindra ini.
Namun, kata Prabowo, pemerintah harus mengkaji apakah BUMN memiliki laba untuk diberikan kepada riset. Ia berujar BUMN mulai menghasilkan laba dalam setahun terakhir.
Prabowo berkata sedang merampingkan dan menertibkan BUMN. Dari total sekitar seribu yang ada, ia berujar jumlah BUMN akan dikurangi menjadi sekitar 250 perusahaan. Salah satu tujuannya untuk mengurangi biaya operasional.
Selain itu, Prabowo berujar juga mendapat usul untuk beasiswa doktoral baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta. "Ini usul yang sangat baik, ini akan kita tindak lanjuti," tuturnya.
Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) yang dihadiri Prabowo berlangsung pada Jumat hingga Ahad, 26-28 Juni 2026. Presiden hadir dalam pembukaan dan penutupan acara yang mengundang 2.600 dosen, termasuk guru besar, dekan, hingga rektor.
Pada Jumat lalu, saat pembukaan KSTI 2026, Prabowo memberikan materi selama hampir lima jam kepada para akademikus. Pada Ahad hari ini, ia kembali berpidato selama hampir empat jam di hadapan dosen-dosen yang hadir.
Forum bertajuk "Sarasehan Kebangsaan" yang dihadiri Prabowo merupakan bagian dari Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia. Acara ini digelar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. KSTI merupakan inisiatif Presiden Prabowo yang pertama kali diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung pada Agustus 2025.



























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382809/original/074926600_1680593144-top-view-hand-holding-silver-coins.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5160529/original/036403800_1741831526-hasan-almasi-_X2UAmIcpko-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518326/original/022972500_1772505463-bantuan_bibit_ayam_-klaim_link_pendaftaran.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518245/original/007067800_1772495256-1.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2800821/original/002869500_1557387809-IMG_20190509_113107.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460744/original/090622000_1767280272-fabio_lefundes.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4400005/original/008170900_1681813298-20230418-Zakat-Fitrah-Herman-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523086/original/018748500_1772788951-cpns_imigrasi.jpg)



