AKADEMIKUS Rocky Gerung menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, pada Senin, 27 April 2026. Ia menghadiri pelantikan enam pejabat yang masuk dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto.
Salah satu pejabat yang mengikuti pelantikan itu adalah Jumhur Hidayat. Jumhur dilantik menjadi Menteri Lingkungan Hidup. Ia adalah kolega Rocky.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Jadi, karena dia saya kenal, maka saya dampingi itu. Itu alasan saya ada di sini," kata Rocky seusai acara pelantikan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Rocky juga sempat bersalaman dan bercengkerama dengan Presiden Prabowo Subianto. Momen itu berlangsung setelah prosesi pelantikan selesai. Prabowo tampak menyalami para pejabat baru sebelum menghampiri para tamu, termasuk Rocky yang berdiri bersama Ketua Dewan Direktur Great Institute Syahganda Nainggolan.
Prabowo tersenyum saat menyalami Rocky dan Syahganda. Mereka sempat beberapa kali tertawa di tengah obrolan singkat tersebut. Rocky juga terlihat menepuk lengan dan punggung Presiden Prabowo sambil tersenyum.
Dalam konferensi pers setelah pelantikan, Rocky menceritakan momen dengan Prabowo tersebut kepada wartawan. Menurut Rocky, Prabowo menyebut dirinya sebagai seorang disiden. "Saya salaman tadi sama Pak Prabowo, dan Pak Prabowo kan teman saya diskusi dulu-dulu, dan beliau (bilang), 'Wah Pak Rocky terima kasih hadir, dan ternyata Pak Rocky masih disiden (orang yang tidak sejalan dengan pemerintah), begitu," kata Rocky.
Rocky menyampaikan, ekspresi Prabowo ketika itu menunjukkan dirinya sedang bercanda. "Emang saya disiden," kata Rocky.
Dalam acara hari ini, Rocky juga sempat berbincang dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Ia menyampaikan, dirinya berbicara soal teori komunikasi dengan Teddy.
"Saya bilang, Pak Teddy ini mampu untuk memilah kapan bahasa tubuh yang terucap itu dipamerkan, kapan bahasa tubuh yang sifatnya psikologis itu disimpan untuk hal-hal yang momentum," kata laki-laki yang pernah menjadi pengajar ilmu filsafat di Universitas Indonesia itu.
Melalui pelantikan kali ini, Prabowo mengangkat Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Mohammad Jumhur Hidayat menjadi Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Jumhur menggantikan pejabat sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq.
Sementara Hanif mendapat jabatan baru sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Pelantikan Hanif untuk pos baru tersebut dilakukan dalam kesempatan yang sama di Istana Kepresidenan pada Senin ini.
Selain itu, Prabowo juga melantik beberapa pejabat di luar posisi kementerian. Antara lain, Muhammad Qodari diangkat menjadi Kepala Badan Komunikasi atau Bakom Pemerintah RI. Ia menggantikan Angga Raka Prabowo. Qodari pun meninggalkan jabatan lamanya sebagai kepala Kantor Staf Kepresidenan atau KSP.
Pos lama Qodari itu diisi oleh pensiunan Tentara Nasional Indonesia, Dudung Abdurachman. Dudung juga menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia urusan Pertahanan Nasional sejak awal pemerintahan Prabowo.
Prabowo juga melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Dengan demikian, Hasan resmi kembali ke lingkaran Kabinet Merah Putih setelah sebelumnya meninggalkan Kantor Komunikasi Kepresidenan pada April 2025.
Selanjutnya, Prabowo mengangkat mantan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia. Karding sempat dicopot dari posisi Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia pada 2025.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4770150/original/051663000_1710247846-20240312-Berbuka_Puasa_di_Istiqlal-HER_2.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417338/original/087225200_1763529762-Buka_Puasa.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468799/original/045139300_1768018023-fantastic-mosque-architecture-islamic-new-year-celebration.jpg)
