Prada Bakal Akuisisi Versace: Saat Dua Ikon Mode Dunia Bersatu

14 hours ago 2

TEMPO.CO, Jakarta - Rumah mode ternama asal Italia, Prada SpA, dikabarkan tengah berada dalam tahap akhir untuk mengambil alih Versace dari Capri Holdings Ltd. Nilai akuisisi ini diperkirakan mencapai hampir €1,5 miliar, atau setara dengan sekitar Rp25,8 triliun.

Jika kesepakatan ini berhasil, maka dua nama besar dalam industri fesyen Italia akan berada di bawah satu kepemilikan, menciptakan kekuatan baru yang signifikan dalam lanskap mode global. Penyatuan dua merek ini dinilai akan menjadi momen penting yang mempertegas posisi Italia sebagai pusat mode dunia, sekaligus membuka peluang kolaborasi ikonik yang dapat membentuk tren gaya hidup mewah di masa depan.

Dikutip dari laman Finfolk, pembicaraan terkait akuisisi ini telah berlangsung sejak awal 2025. Setelah melewati proses uji tuntas yang menunjukkan tidak adanya risiko besar, Prada diberikan akses eksklusif terhadap informasi keuangan Versace. Meskipun detail waktu dan harga final masih mungkin berubah, kesepakatan ini diperkirakan akan selesai dalam waktu dekat. Prada melihat akuisisi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya saing di kancah internasional, terutama dalam menghadapi dominasi grup besar seperti LVMH dan Kering.

Kehadiran Versace di bawah naungan Prada diharapkan dapat menciptakan sinergi menarik antara dua pendekatan desain yang berbeda. Prada dikenal dengan estetikanya yang bersih, minimalis, dan elegan, sedangkan Versace menawarkan gaya yang berani, glamor, dan penuh warna. Kombinasi ini dinilai bisa menghasilkan daya tarik baru bagi pasar global, dengan menyatukan dua visi kreatif yang kontras namun saling melengkapi.

Prada memiliki sejarah panjang di dunia mode. Dikutip dari Antara, Prada didirikan oleh Mario Prada pada 1913 di Milan, merek ini awalnya menjual barang-barang kulit mewah. Di bawah arahan Miuccia Prada sejak akhir 1970-an, Prada berkembang menjadi simbol kemewahan modern. Produk-produknya yang populer meliputi tas nylon ikonik, sepatu, hingga parfum. Selain itu, Prada juga memiliki beberapa merek lain seperti Miu Miu dan Church’s, menjadikannya pemain besar dalam industri mode mewah.

Sementara itu, Versace didirikan pada 1978 oleh desainer legendaris Gianni Versace. Gaya khasnya yang mencolok, penuh detail, dan kaya warna, menjadikan Versace sebagai simbol kemewahan dan keberanian. Logo Medusa yang ikonik mencerminkan sentuhan mitologi dalam desain mereka. Setelah Gianni meninggal pada 1997, sang adik, Donatella Versace, mengambil alih posisi sebagai direktur kreatif dan terus menjaga ciri khas merek tersebut.

Meski peluang besar menanti, akuisisi ini juga menghadapi tantangan, terutama dalam hal penyesuaian harga antara pihak Prada dan Capri Holdings. Namun, jika kesepakatan berhasil, maka Versace akan kembali ke tangan perusahaan asal Italia, setelah sebelumnya dijual ke Capri pada tahun 2018. Langkah ini juga menunjukkan bagaimana dinamika industri mode semakin mengarah pada konsolidasi, di mana akuisisi digunakan sebagai strategi utama untuk memperluas jangkauan dan tetap bersaing secara global.

Pilihan Editor: Prada dan Axiom Rancang Baju Astronot ke Bulan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |