TEMPO.CO, Surabaya – PT Perkebunan Nusantara atau PTPN I Regional 4, Regional 5 dan Sinargi Gula Nusantara (SGN) memberangkatkan seribu pemudik dalam program Mudik Bersama BUMN 2025, Kamis pagi, 27 Maret 2025. Pemberangkatan peserta mudik dengan 25 armada bus itu dilaksanakan di halaman Kantor PTPN I Regional 4 Jalan Merak No.1, Surabaya, Jawa Timur.
Program mudik gratis tersebut merupakan wujud dukungan Badan Usaha Milik Negara terhadap mobilitas masyarakat dalam merayakan Lebaran 2025, serta mendukung upaya pemerintah untuk menciptakan arus mudik yang lebih tertib dan terorganisir. Rute perjalanan yang disediakan mencakup berbagai kota di empat provinsi, antara lain Banyuwangi, Pasuruan, Pacitan, Blitar, Trenggalek, Yogyakarta, Semarang dan Jakarta.
Region Head PTPN I Regional 4 Subagiyo mengatakan program mudik tahun ini merupakan yang terbesar dari sisi jumlah peserta karena meningkat 250 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya. "Kami berharap mudik gratis ini dapat membantu pemerintah dalam mengantisipasi resiko mudik dan menjadikan mudik tahun ini lebih aman," kata Subagiyo.
Winarto, Region Head PTPN I Regional 5, berujar pelaksanaan mudik gratis itu merupakan respons terhadap tingginya permintaan masyarakat. Winarto memastikan mudik gratis itu sudah direncanakan lama sehingga efisiensi anggaran pemerintah tidak berpengaruh terhadap pelaksanaanya.
Winarto menambahkan sebagian besar peserta mudik merupakan masyarakat umum di sekitar lingkungan kerja PTPN I. Sedangkan karyawan PTPN I hanya diberi porsi 15 persen saja. Dari 25 bus tersebut, menurut dia, armada terbanyak menuju Pacitan, Yogyakarta dan Semarang. Terbanyak berikutnya ke jurusan Situbondo dan Banyuwangi. "Jakarta hanya satu armada," kata Winarto.
Wakidi, pemudik dengan tujuan Jember, mengaku terbantu dengan program mudik gratis tersebut. Selain bisa pulang ke kampung halaman tanpa biaya, fasilitas yang diberikan juga sangat nyaman, seperti makanan dan minuman yang disediakan untuk berbuka puasa. "Kami merasa lebih mudah dan aman selama perjalanan," ujar dia.
Pilihan Editor: Jelang Nyepi dan Lebaran, Lebih dari 200 Ribu Pemudik dari Bali Menyeberang ke Jawa
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini