Ragam Hoaks Catut Nama BNPB, dari Lowongan Kerja hingga Donasi Kaus

4 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks yang mengatasnamakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali beredar di media sosial (medsos). Terbaru, hoaks lowongan kerja BNPB 2026.

Hoaks menyertakan link yang bila diklik akan mengarah pada halaman situs berisi permintaan data pribadi. Faktanya, informasi pembukaan penerimaan pegawai BNPB hanya melalui sistem seleksi Calon Aparatur Sipil Negara atau kanal resmi pemerintah yakni bnpb.go.id dan sscasn.bkn.go.id.

Berikut hoaks yang mencatut nama BNPB: 

1. Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Karyawan BNPB 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran karyawan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 14 Juni 2026.

Berikut isi unggahannya:

"PENERIMAAN KARYAWAN BADAN NASIONAL PENGANGGULANGAN BENCANA ALAM (BNPB)"

Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"BNPB

LOWONGAN KERJA TERBRU 2026

Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Semua Jurusan"

Unggahan disertai link daftar. Jika link tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs tertentu yang meminta identitas pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran karyawan BNPB 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Lowongan Kerja Dokter Pribadi Catut Nama BNPB

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat waspada terkait adanya hoaks pesan berantai yang mencatut lembaga itu. Pesan berantai itu beredar sejak awal pekan ini.

Dalam pesan berantai yang beredar disebutkan BNPB membuka lowongan untuk dokter pribadi. Berikut isi pesan berantai tersebut:

"[LOWONGAN DOKTER PRIBADIFULL TIMER - EFEKTIF SEGERA]

Dibutuhkan dokter pribadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia di BNPB JI. Pramuka Kav. 38 Jakarta Timur

Jobdesc

1. Melakukan pengawasan ketat pada kesehatan Kepala BNPB

2. Memastikan Kepala BNPB selalu fit dan bugar dalam melaksanakan tugas kenegaraan

3. Memeriksa kesehatan Kepala BNPB secara rutin baik pemeriksaan dasar secara mandir maupun pemeriksaan lanjutan/penunjang dengan koordinasi pihak lain

4. Membantu merawat Kepala BNPB bila sakit"

Lalu benarkah pesan berantai mengenai lowongan dokter pribadi? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar BNPB Buka Donasi Kaus Oblong untuk Tenaga Medis

Beredar di aplikasi percakapan dan media sosial pesan berantai terkait BNPB yang membuka donasi kaus oblong untuk petugas medis. Pesan berantai itu menyebar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu yang mempostingnya adalah akun bernama Didit Widyatmaja. Dia mengunggahnya di Facebook pada 23 Juli 2021.

Berikut isi postingannya:

"Banyak relawan atau tenaga medis yg tidak bawa baju ganti yg cukup terutama yg pria lajang. Sementara baju mereka sehabis pakai APD itu basah kuyup oleh keringat. Mereka saat shift cuci dan jemur baju merekaAlamat : IGD RS Darurat COVID Wisma Atlet Tower 7, KemayoranDr. IGD RSD Wisma Atlet. Let Kol Marinir Dr. M ArifinKomando Tugas Gabungan Terpadu(KOGASGABPAD)Beliau memberi informasi kalau team medis di RSD Wisma Atlet sangat membutuhkan donasi kaos oblong bekas (layak pakai & bersih) untuk mereka gunakan setelah melepas APD. Apabila berkenan memberikan donasi bisa follow guide line di bawah ini:

1. Kaos oblong (t-shirt) bekas/layak pakai

2. Dalam keadaan bersih sdh di cuci

3. Di kemas & masukan kedalam plastik klip transpran. 1 plastik bisa di masukan 5-10 kaos

3. Diberikan label pengiriman

4. Cantumkan nama lengkap anda untuk administrasi tanda terima

5. Alamat & jam operasi penerimaan barang hari senin-jumat jam 09:00-15:00Graha BNPB

Jl. Pramuka Kav.38 Jakarta Timur 13120

Telp.021-29827793

Fax.021-21281200

Email: [email protected] BNPB

Telp. +62 21 29827444 , 29827666+62 812 1237 575

Email:[email protected]"

Lalu benarkah pesan berantai yang menyebut BNPB membuka donasi kaus oblong bagi tenaga medis? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |