Rahasia Kemenangan Red Sparks pada Laga Ketiga Final V-League: Pelatih Semangati Megawati Hangestri dengan Nama Pacarnya

4 hours ago 2

TEMPO.CO, Jakarta - Megawati Hangestri menjadi motor kebangkitan Red Sparks pada pertandingan ketiga babak final Liga Bola Voli Putri Korea Selatan (V-League). Ia mencetak 40 poin untuk mengantar timnya mengalahkan Pink Spiders 3-2 di Gimnasium Daejeon Chungmu, Jumat, 5 April 2025.

Red Sparks sempat tertinggal 0-2 dalam game ketiga itu. Namun, Megawati tampil luar biasa dan memborong 40 poin, membawa timnya menyamakan kedudukan dan berbalik menang. Vanya Bukilih juga berperan besar dengan mencetak 31 poin.

Kemenangan ini sangat berarti bagi Red Sparks. Dengan kedudukan 1-2, mereka masih akan tampil pada game keempat di kandang sendiri. Bila kembali menang, game kelima akan dilangsungkan untuk menentukan juara.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Menurut pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, Megawati diberi tanggung jawab lebih besar dalam penyerangan karena banyaknya pemain inti yang cedera. Setter pemula Yeom Hye-seon, libero Nolan, middle blocker Park Eun-jin, dan Bukilic semuanya tidak dalam kondisi 100 persen. Megawati sendiri tidak dalam kondisi prima. "Lutut Mega juga tidak dalam kondisi baik," kata Ko Hee-jin, seperti dikutip The Spike

Sang pelatih kemudian memakai segala cara untuk memaksimalkan permainan Megawati. "Pacar Mega ada di sini sekarang. Saya terus memberi tahu Mega nama pacarnya. Namanya Dio. Bukankah sayang jika Dio hanya menonton satu pertandingan? Saya berkata, ayo kita lakukan satu set lagi, ayo kita lakukan satu set lagi, dan dia selamat. Kekuatan cinta sungguh menakjubkan," kata Ko Hee-jin sambil tersenyum.

Dio Novandra, pacar Megawati, adalah atlet finswimming. Ia meraih dua medali untuk Indonesia pada SEA Games 2021. 

Ko Hee-jin melihat, kondisi lutut yang tak 100 persen mengganggu tampilan Megawati, yang membuat dua kesalahan saat melakukan servis. Ia terus menyemangati pemain ini. "Lututnya tidak bagus, tetapi dia tampaknya memiliki kekuatan mental yang hebat. Servis membuat lutut tegang. Jadi saya menggantinya dengan Shin Eun-ji sekali, dan ia memukul dengan baik di set keempat. Ia seperti memprotes agar tidak diganti," kata Ko Hee-jin.

Megawati memasuki musim keduanya di Korea sebagai pemain kuota Asia. Musim lalu, ia hanya bisa mengantar timnya ke playoff karena dihentikan Pink Spiders. Kini, pemain berjulukan Megatron ini memiliki kesempatan membalas, di babak final. Red Sparks masih mungkin menjadi juara bila bisa menyapu kemenangan pada game keempat dan kelima babak final.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |