6 Hoaks yang Beredar Sepekan, Simak Biar Tak Tergiur Jebakan Penipuan

21 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks menjadi tantangan serius yang menuntut kewaspadaan ekstra dari setiap individu di tengah derasnya arus informasi digital, berbagai klaim menyesatkan kerap muncul di media sosial, berpotensi menimbulkan kebingungan, kerugian finansial, pencurian data pribadi, bahkan keresahan sosial.

Untuk membantu masyarakat mengenali dan menghindari informasi palsu, Cek Fakta Liputan6.com telah mengidentifikasi 6 hoaks yang beredar dalam sepekan terakhir.

Informasi bohong ini mencakup beragam topik, mulai dari tawaran bantuan, isu program pemerintah, hingga peristiwa alam yang dimanipulasi. Memahami ragam hoaks ini sangat penting agar tidak mudah termakan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Mari simak daftar 6 yang berhasil diidentifikasi Liputan6.com.

1. Link Pendaftaran Bansos Ramadan 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim tautan atau link pendaftaran untuk menerima bantuan sosial (bansos) Ramadan 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 24 Februari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Bansos Ramadhan 2026 resmi digulirkan pemerintah dengan total anggaran puluhan triliun rupiah untuk menjaga daya beli masyarakat selama bulan puasa dan menjelang Lebaran. Mulai Februari 2026, sebanyak 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan pangan tambahan berupa beras dan minyak goreng, sementara 18 juta KPM tetap mendapat pencairan PKH dan BPNT reguler sebagai "THR" dari negara

#kemensosSelaluAda #NyamanBersama

Klik link dibawah dan Terima bantuannya

https://pencairan.bantuanbansospkh.com

https://pencairan.bantuanbansospkh.com"

Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"Info Bansos Cair Menjelang Bulan Suci Ramadhan

BANTUAN PEMERINTAH DIBULAN SUCI RAMADHAN

UNTUK PENERIMA BANTUAN BISA DAPAT

Rp.400.000

Rp.600.000

Rp.900.000

Rp.1.000.000

Rp.3.400.000

Rp.4.500.000

SILAHKAN DAFTAR SEKARANG!!!"

Link ini mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital dan meminta sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim tautan pendaftaran bansos Ramadan 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......

2. Link Pendaftaran Token Listrik Gratis dari PLN Program Terangi Ramadan 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran token listrik gratis dari PLN program Terangi Ramadan 2026, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 23 Februari 2026.

Klaim link pendaftaran token listrik gratis dari PLN program Terangi Ramadan 2026 berupa tulisan sebagai berikut.

"PT PLN (PERSERO) kembali memberikan apresiasi kepada pelanggan melalui program spesial bertajuk "Terangi Ramadhan 2026"

Program menghadirkan token listrik gratis hingga 250.000 bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

Segera daftarkan diri Anda Lewat Link Di bawah Inihttps://daftar-sekarang.ap-gd.com/app

"Kami mengajak semua masyarakat memanfaatkan token listrik gratis ini sebaik mungkin guna mendukung aktivitas dan produktivitas sehari hari selama bulan puasa.""

Unggahan tersebut disertai dengan link berikut.

"https://daftar-sekarang.ap-gd.com/app/?fbclid=IwY2xjawQOLw1leHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFnYVhnc2o1UGJhWjZWOURHc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHmdTkUl1l_rF89ye4tczJlmHq2_48gRhdvTq5MQ5VaeF-8hvAMMxbrxpliSd_aem_CV4VhXu7ep55Krmdn9jz4A"

Link tersebut mengarah pada halaman situs yang meminta sejumlah data pribadi.

Benarkah klaim link pendaftaran token listrik gratis dari PLN program Terangi Ramadan 2026? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

3. BMKG Prediksi Gempa Megathrust Akan Terjadi di Seluruh Indonesia pada 2026

 Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa megathrust akan terjadi di seluruh Indonesia pada 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 23 Februari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Himbauan Resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

BMKG menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang, tidak panik, dan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi, termasuk kemungkinan gempa megathrust yang secara ilmiah memang menjadi bagian dari dinamika wilayah Indonesia.

Indonesia berada di kawasan cincin api, sehingga aktivitas gempa merupakan hal yang perlu diwaspadai bersama. Namun hingga saat ini, gempa bumi tidak dapat diprediksi secara pasti waktu kejadiannya.

BMKG mengajak masyarakat untuk:

Mengikuti informasi resmi hanya dari BMKG dan instansi terkait.

Mempersiapkan tas siaga bencana dan memahami jalur evakuasi di lingkungan masing-masing.

Tidak mudah percaya pada isu atau kabar yang belum terverifikasi.

Tetap waspada, perbanyak doa, dan tingkatkan kesiapsiagaan tanpa menyebarkan kepanikan. Bersama kita bisa lebih siap menghadapi segala kemungkinan."

Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"BMKG MENGHIMBAU UNTUK SELURUH RAKYAT INDONESIA

TETAP BERHATI-HATI DAN WASPADA

ADA GEMPA MEGATHRUST DI SELURUH PULAU INDONESIA DI TAHUN 2026 DALAM WAKTU DEKAT AKAN SEGERA TERJADI

Gempa Megathrust

Gempa megathrust adalah gempa bumi besar yang terjadi di zona subduksi, di mana lempeng tektonik satu menunjam di bawah lempeng lainnya

SIAPKAN DIRI AND DENGAN ALAT PELINDUNG SIAPKAN RUMAH ANDA SIAPKAN KELUARGA ANDA SIAPKAN KOMUNIKASI ANDA

2026

DALAM WAKTU DEKAT AKAN SEGERA TERJADI"

Lalu benarkah klaim unggahan yang menyebutkan BMKG memprediksi gempa megathrust akan terjadi di seluruh Indonesia pada 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini........

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |