MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan hasil MSCI 2026 menjadi momentum untuk mempercepat reformasi pasar modal Indonesia. Menurut dia, status Emerging Market menunjukkan fundamental ekonomi nasional dan aksesibilitas pasar Indonesia tetap kuat.
"Pemerintah menghargai masukan MSCI sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pasar modal," kata Airlangga dalam keterangan tertulis, Rabu, 24 Juni 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Airlangga menyatakan fokus pemerintah adalah memastikan setiap agenda reformasi tidak berhenti pada tataran kebijakan, melainkan diimplementasikan secara konsisten sehingga memberikan dampak nyata terhadap transparansi, integritas pasar, dan kepercayaan investor.
Dengan reformasi yang dijalankan secara konsisten serta dukungan fundamental ekonomi yang kuat dan stabilitas makroekonomi yang terjaga, kata dia, pemerintah meyakini pasar modal Indonesia akan semakin transparan, efisien, dan kredibel. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai destinasi investasi utama di kawasan dan menjaga statusnya sebagai Emerging Market.
Lembaga penyedia indeks global MSCI Inc. mengumumkan hasil MSCI 2026 Market Classification Review pada 23 Juni 2026 waktu setempat. Dalam peninjauan tahun ini, MSCI tidak mereklasifikasi Indonesia dan tidak membuka konsultasi mengenai kemungkinan reklasifikasi Indonesia dari Emerging Market (EM) ke Frontier Market. Indonesia tetap berada dalam kategori Emerging Market dan tetap menjadi bagian dari kelompok negara tujuan investasi global.
Keputusan tersebut, menurut Airlangga, menegaskan bahwa pasar modal Indonesia masih memenuhi karakteristik utama sebagai pasar negara berkembang dan tetap menjadi bagian dari kelompok negara tujuan investasi global.
Di tengah dinamika ekonomi dan pasar keuangan internasional yang masih dipenuhi ketidakpastian, kata dia, keputusan itu mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi Indonesia serta berbagai langkah reformasi yang telah ditempuh pemerintah bersama otoritas sektor keuangan.
Dia mengatakan pemerintah memandang hasil review tersebut secara positif dan proporsional. Indonesia yang tetap berstatus Emerging Market menunjukkan aksesibilitas pasar Indonesia secara umum tetap terjaga, sementara berbagai catatan MSCI menjadi masukan konstruktif untuk memperkuat kualitas tata kelola pasar modal nasional.
Pemerintah juga mencatat bahwa MSCI menilai langkah-langkah reformasi yang ditempuh Indonesia sebagai langkah ke arah yang tepat, dengan penekanan bahwa yang menentukan ke depan adalah konsistensi implementasi dan dampaknya yang berkelanjutan, bukan semata pengumuman kebijakan.





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382809/original/074926600_1680593144-top-view-hand-holding-silver-coins.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518245/original/007067800_1772495256-1.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2800821/original/002869500_1557387809-IMG_20190509_113107.jpg)