Bacaan Ya Fattah Ya Razzaq Arab Latin dan Artinya, Membuka Pintu Rezeki dan Rahmat Allah

15 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Di antara sekian banyak amalan dzikir, bacaan Ya Fattah Ya Razzaq Arab Latin dan artinya menjadi salah satu wirid yang paling populer, terutama bagi mereka yang mengharapkan kelancaran rezeki dan terbukanya pintu-pintu kebaikan. Dzikir ini merupakan munajat kepada Allah SwWT dengan menggunakan dua nama-Nya yang agung dari Asmaul Husna, yaitu Al-Fattâh (الفتاح) dan Ar-Razzâq (الرزاق).

Umat Islam dianjurkan memohon kepada Allah dengan menyebut nama-nama-Nya yang indah, sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Al-A'raf ayat 180: " Allah memiliki Asmaulhusna (nama-nama yang terbaik). Maka, bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut (Asmaulhusna) itu.."

Ayat ini menjadi landasan bagi amalan dzikir dengan nama-nama Allah, termasuk bacaan Ya Fattah Ya Razzaq. Menurut ulama, mengamalkan Asmaul Husna dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan hajat masing-masing hamba.

Dalam buku Al-Asma al-Husna, Prof. Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar, menjelaskan makna dan kedudukan nama-nama Allah yang indah ini. Nama Al-Fattâh dan Ar-Razzâq termasuk dalam kelompok nama-nama Allah yang menunjukkan sifat perbuatan-Nya (af'âl), yaitu nama yang berkaitan dengan tindakan Allah terhadap makhluk-Nya.

Kedua nama ini sering disebutkan secara bersamaan dalam berbagai literatur karena hubungan maknawi yang erat antara membuka pintu rahmat dan memberikan rezeki.

Bacaan Ya Fattah Ya Razzaq Arab, Latin dan Artinya

Tulisan Arab: يَا فَتَّاحُ يَا رَزَّاقُ

Tulisan Latin: Ya Fattâhu Ya Razzâqu

Artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Pembuka dan Maha Pemberi Rezeki."

Makna Mendalam Ya Fattah Ya Razzaq

1. Makna Ya Fattah (Al-Fattâh)

Nama Al-Fattâh berasal dari akar kata fataha (فتح) yang berarti membuka. Sebagai nama dan sifat Allah, Al-Fattâh berarti Maha Pembuka, yaitu Zat yang membukakan segala rahmat, hidayah, dan kebaikan bagi hamba-hamba-Nya.

Dalam buku Al-Asma al-Husna, Prof. Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar menjelaskan bahwa Al-Fattâh adalah "Yang membukakan pintu rahmat bagi hamba-Nya" dan "Yang memberi keputusan hukum bagi hamba-hamba-Nya" berdasarkan firman Allah dalam Surat Saba' ayat 26: "Katakanlah, 'Tuhan kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dialah Maha Memberi keputusan lagi Maha Mengetahui.'”.

Al-Khathabi dalam kitabnya Syanu ad-Du'â menambahkan bahwa Al-Fattâh juga bermakna "Yang membukakan pintu rezki dan rahmat bagi hamba-Nya, dan yang membukakan semua permasalahan mereka dari ketidakjelasan, serta membukakan mata dan hati mereka agar melihat kebenaran." Dengan demikian, nama ini mencakup pembukaan segala bentuk kebaikan, baik yang bersifat material maupun spiritual.

2. Makna Ya Razzaq (Ar-Razzâq)

Ar-Razzâq berasal dari kata rizq (rezki) yang berarti pemberian atau karunia. Sebagai nama Allah, Ar-Razzâq berarti Maha Pemberi Rezki, yaitu Zat yang menjamin dan mencukupi kebutuhan seluruh makhluk-Nya.

Allah Swt. berfirman dalam Surat Adz-Dzariyat ayat 58: "Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi rezki, Yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.". Prof. Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar menjelaskan bahwa Ar-Razzâq berarti “Yang menciptakan kita dan mencukupi rezki kita”.

Beliau juga mengutip firman Allah dalam Surat Hud ayat 6: "Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya."【107†L3】

Rezki yang dimaksud di sini tidak terbatas pada harta benda semata, tetapi mencakup segala sesuatu yang dibutuhkan oleh makhluk untuk kelangsungan hidupnya, termasuk kesehatan, ilmu, keturunan, dan kebahagiaan.

3. Makna Gabungan Dua Nama: Pembuka dan Pemberi Rezki

Ketika Ya Fattah dan Ya Razzaq digabungkan dalam satu bacaan, maka maknanya menjadi doa dan harapan agar Allah membukakan pintu-pintu rezeki dan melimpahkannya kepada hamba-Nya. Ini adalah pengakuan bahwa hanya Allah-lah yang mampu membuka jalan-jalan rezeki yang tertutup dan memberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki.

Waktu Terbaik Mengamalkan Bacaan Ya Fattah Ya Razzaq

Para ulama dan kitab-kitab klasik telah menyebutkan beberapa waktu utama untuk mengamalkan dzikir Ya Fattah Ya Razzaq:

1. Setelah Shalat Fardhu Lima Waktu

Dzikir ini dianjurkan dibaca setelah menunaikan shalat fardhu 5 waktu setiap harinya. Konsistensi dalam mengamalkannya setelah shalat akan membawa keberkahan dan kelancaran rezeki.

2. Setelah Shalat Dhuha

Shalat Dhuha merupakan waktu yang istimewa untuk memohon rezeki. Dalam buku Koleksi Lengkap Dzikir Pagi Petang karya Ustadz Abdul Wahhab, disebutkan bahwa dzikir Asmaul Husna, termasuk Ya Fattah Ya Razzaq, dapat diamalkan setelah selesai melaksanakan shalat Dhuha.

3. Setelah Shalat Subuh

Ada riwayat yang menyebutkan bahwa membaca Ya Fattah sebanyak 70 kali setelah shalat Subuh dapat membersihkan hati dari khayalan dan membukakan pintu-pintu kebaikan. Imam al-Buni dalam kitab Syamsul Ma'arif Wa Latha'iful 'Awarif menyebutkan amalan ini sebagai salah satu ikhtiar spiritual yang berpengaruh.

4. Pagi dan Petang

Dzikir Ya Fattah Ya Razzaq juga dapat diamalkan pada waktu pagi dan petang sebagai bagian dari wirid harian. Beberapa ulama menganjurkan membacanya sebanyak 100 kali di pagi hari dan 100 kali di petang hari.

Hikmah Bacaan Ya Fattah Ya Razzaq

1. Rezeki Mengalir Deras dan Berkah

Hikmah utama dari bacaan ini adalah dibukanya pintu-pintu rezeki dan mengalirnya keberkahan dalam kehidupan. Dengan meyakini bahwa Allah adalah Ar-Razzâq (Maha Pemberi Rezeki) dan Al-Fattâh (Maha Pembuka), seorang hamba akan terbebas dari rasa khawatir dan cemas akan kekurangan, karena ia yakin bahwa Allah-lah yang menjamin rezekinya.

2. Mendekatkan Diri kepada Allah

Membaca dan merenungkan makna Asmaul Husna adalah salah satu cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah. Setiap kali seorang hamba menyebut nama Al-Fattâh, ia mengakui bahwa hanya Allah-lah yang mampu membuka jalan-jalan kebaikan. Setiap kali ia menyebut Ar-Razzâq, ia mengakui bahwa hanya Allah-lah sumber segala rezeki. Pengakuan ini menumbuhkan rasa tawakal dan kebergantungan penuh kepada-Nya.

3. Melembutkan Hati yang Keras

Dzikir Ya Fattah dipercaya dapat melembutkan hati yang keras dan membukakannya untuk menerima kebaikan. Sebagaimana Allah membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya, seorang hamba yang mengamalkan nama ini akan merasakan kelapangan dan kelembutan dalam hatinya, sehingga lebih mudah menerima nasihat, kebenaran, dan petunjuk.

4. Menjauhkan dari Kesulitan Hidup

Mengamalkan Ya Fattah Ya Razzaq secara rutin dapat menjadi ikhtiar untuk menjauhkan diri dari berbagai kesulitan selama menjalani hidup dan mencari nafkah. Nama Al-Fattâh mengingatkan bahwa Allah adalah Zat yang membukakan jalan keluar dari setiap kesulitan, sebagaimana firman-Nya: "Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangka." (QS. Ath-Thalaq: 2-3)

5. Hajat dan Keinginan Terkabul

Dengan mengamalkan dzikir ini secara istiqamah, diiringi dengan usaha dan doa, apa yang menjadi hajat dan keinginan seorang hamba Insya Allah akan dikabulkan oleh Allah. Nama Al-Fattâh mengandung makna bahwa Allah adalah Zat yang membuka segala yang tertutup, termasuk jalan-jalan menuju terkabulnya doa dan tercapainya cita-cita.

Pertanyaan Seputar arti Ya Fattah Ya Razzaq

1. Apa arti Ya Fattah Ya Razzaq?

Ya Fattah Ya Razzaq artinya "Wahai Dzat Yang Maha Pembuka dan Maha Pemberi Rezeki." Ya Fattah berarti Maha Pembuka (segala rahmat, hidayah, dan kebaikan), sedangkan Ya Razzaq berarti Maha Pemberi Rezeki (segala bentuk karunia dan kebutuhan makhluk).

2. Berapa kali membaca Ya Fattah Ya Razzaq?

Jumlah bacaan bervariasi sesuai dengan amalan yang diajarkan para ulama. Ada yang menganjurkan 70 kali setelah shalat Subuh untuk Ya Fattah, 100 kali pagi dan 100 kali petang, atau sebanyak-banyaknya setelah shalat fardhu dan shalat Dhuha. Yang terpenting adalah konsistensi dan keikhlasan dalam mengamalkannya.

3. Kapan waktu terbaik membaca Ya Fattah Ya Razzaq?

Waktu terbaik mengamalkan dzikir ini adalah setelah shalat fardhu 5 waktu, setelah shalat Dhuha, setelah shalat Subuh, serta pada waktu pagi dan petang sebagai wirid harian.

4. Apakah Ya Fattah dan Ya Razzaq termasuk Asmaul Husna?

Ya, Al-Fattâh (الفتاح) dan Ar-Razzâq (الرزاق) adalah dua dari 99 nama Allah dalam Asmaul Husna. Al-Fattâh adalah nama ke-18 dan Ar-Razzâq adalah nama ke-17 dalam urutan Asmaul Husna.

5. Apa dalil membaca Ya Fattah Ya Razzaq?

Dalil utamanya adalah firman Allah dalam Surat Al-A'raf ayat 180: "Hanya milik Allah Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu." Selain itu, nama Al-Fattâh disebutkan dalam beberapa ayat Al-Qur'an seperti Surat Saba' ayat 26, Fathir ayat 2, dan Al-A'raf ayat 96.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |