Badan Gizi Nasional Jadi Sasaran Hoaks, Cek Ragamnya

7 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta -  Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pemenuhan gizi di Indonesia, kerap menjadi sasaran empuk penyebaran hoaks. Hal ini menuntut BGN untuk terus aktif memberikan klarifikasi demi menjaga kepercayaan publik dan kelancaran program.

Berbagai hoaks yang beredar mencakup isu-isu sensitif terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga rekrutmen pegawai. Keberadaan hoaks tersebut di era digital menjadi tantangan serius, terutama yang menyangkut program pemerintah yang berdampak luas bagi masyarakat. 

Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap beragam hoaks terkait BGN, berikut daftarnya.

BGN akan Pidanakan Orangtua yang Unggah Foto Menu MBG di Medsos

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang menyebut BGN akan mempidanakan orangtua yang mengunggah menu MBG di media sosial. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 28 Februari 2026.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar dari Kompas.com dengan narasi:

"BGN: Orang tua yang memposting menu MBG di medsos bisa kami pidanakan dengan undang-undang ITE".

Akun itu menambahkan narasi:

"Jadi menu MBG itu haram di posting"

Lalu benarkah postingan yang menyebut BGN akan mempidanakan orangtua yang mengunggah menu MBG di media sosial? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tautan Pendaftaran PPPK Badan Gizi Nasional 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Badan Gizi Nasional (BGN) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 9 Maret 2026.

Berikut isi unggahannya:

"📢 PENGUMUMAN RESMI Badan Gizi Nasional membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia untuk mengikuti Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2026. Seleksi ini dilaksanakan dalam rangka pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berkomitmen mendukung pembangunan gizi nasional. Seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. Informasi resmi terkait formasi, persyaratan, jadwal, tahapan seleksi, dan pengumuman hasil hanya disampaikan melalui portal resmi pemerintah. 📌 Tetap waspada terhadap informasi tidak resmi dan segala bentuk penipuan. 🔗 Informasi lebih lanjut: https://daftaronlinehxz0nebin-ashen.vercel.app #PPPK2026 #BadanGiziNasional #BGN #BKN #PengumumanResmi"

Postingan juga menyertakan menu kirim pesan.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran PPPK BGN 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Badan Gizi Nasional (BGN) 2026 lewat WhatsApp. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 28 Januari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"PPPK BADAN GIZI NASIONAL 2026 RESMI DIBUKA!

Pemerintah melalui badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi membuka rekrutmen pegawai,pemerintah dengan pernjanjian kerja (PPPK) Tahun anggaran 2026 dengan jumlah formasi yang sangat besar, yakni mencapai 32.000 posisi

SYARAT:WNI,usia 20-50 tahun

Tidak berstatus sebagai CPNS/PNS/PPPK aktif

Sehat jasmani dan rohani

Pendaftaran Gratis,Tidak Dipungut Biaya Apapun!

Langsung klik tombol whatsapp"

Postingan disertai dengan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"BADAN GIZI NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

LOWONGAN KERJA 2026!

DIBUTUHKAN SEGERA:

- TEAM MASAK

- TEAM PEACKIN

- TEAM KEBERSIHAN

- TEAM PERSIAPAN

- TEAM KEAMANAN

- TEAM DISTRIBUSI

KUALIFIKASI:

- PRIA & WANITA

- TIDAK DIPERLUKAN IJAZA

- GAJI 3.700.000-4.700.000

- TIDAK ADA BATASAN USIA

BURUAN LAMAR SEKARANG!"

Unggahan tersebut menyertakan link WhatsApp sebagai pendaftaran.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran rekrutmen PPPK BGN 2026 lewat WhatsApp? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |