Cek Fakta: Hoaks Artikel Habiburokhman Sebut Jokowi Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

5 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Habiburokhman menyebut Jokowi terlibat penyiraman air keras pada Andrie Yunus. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 16 Maret 2026.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul:

"Habiburrokhman: Presiden Jokowi Terlibat Penyiraman Air Keras Ke Aktivis Andrie Yunus, Polisi, TNI Arahan Jokowi, Jokowi Yang Mengatur"

Lalu benarkah postingan artikel Habiburokhman menyebut Jokowi terlibat penyiraman air keras pada Andrie Yunus?

Penelusuran Fakta 

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Kesamaan terdapat foto yang dipakai dan tanggal artikel diunggah yakni 14 Maret 2026 pukul 17:18 WIB.

Namun dalam artikel asli yang diunggah Kompas.TV berjudul "Habiburokhman Hubungi Kapolda Minta Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras Segera Ditangkap"

Cek fakta artikel Habiburokhman sebut Jokowi terlibat dalam penyiraman air keras aktivis Kontras

Dalam artikel asli Habiburokhman sama sekali tidak membahas keterlibatan mantan Presiden Jokowi. Ketua Komisi III DPR RI itu hanya meminta Kapolda Metro Jaya untuk bergerak cepat mengusut kasus tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap korban, pasca-insiden peristiwa penyiraman air keras.

"Terhadap Andrie Yunus juga harus dilakukan pengawalan maksimal agar beliau benar-benar aman dari ancaman kekerasan susulan," ujarnya.

Sumber:

https://www.kompas.tv/nasional/656862/habiburokhman-hubungi-kapolda-minta-pelaku-penyiraman-air-keras-aktivis-kontras-segera-ditangkap

Kesimpulan

Postingan artikel Habiburokhman menyebut Jokowi terlibat penyiraman air keras pada Andrie Yunus adalah hoaks. Faktanya judul dalam artikel merupakan hasil suntingan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |