Cuaca Dominan Cerah hingga Akhir Bulan. El Nino Sudah Hadir?

4 hours ago 2

ANCAMAN El Nino belum akan hadir setidaknya sampai sepekan ke depan. Dasarnya adalah pernyataan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG bahwa El Nino–Southern Oscillation (ENSO), dan juga Indian Ocean Dipole (IOD), masih berada dalam fase netral dalam periode satu minggu mendatang.

Keterangan itu disampaikan Direktorat Meteorologi Publik BMKG melalui data potensi hujan Indonesia periode 24-30 April pada Kamis, 23 April 2026. Fase netral, bunyi keterangan itu, membuat El nino tidak memberikan pengaruh dominan. 

Berbeda dengan angin Monsun Australia yang terus diprakirakan akan menguat sepekan ke depan. Angin ini berperan dalam membawa massa udara yang bersifat kering dari wilayah Australia ke Indonesia. "Di samping itu, dominasi aliran angin timur di sebagian besar wilayah menjadi sinyal bahwa sejumlah daerah mulai beralih secara bertahap dari periode musim hujan menuju musim kemarau."

Sekalipun cuaca umumnya bakal cerah, BMKG tetap memperingatkan potensi hujan masih akan terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Pemicunya adalah pengaruh dinamika atmosfer lainnya. Misalkan Madden-Julian Oscillation (MJO) untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Papua Selatan. Lalu juga Gelombang Kelvin yang diprakirakan aktif di sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi bagian tengah dan selatan, Maluku dan Papua. 

Sementara itu, Gelombang Rossby Ekuatorial diprediksi aktif di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi bagian selatan, Maluku, dan Papua bagian tengah dan selatan. "Berbagai dinamika atmosfer tersebut dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut," dikutip dari keterangan BMKG.

Faktor lainnya adalah sirkulasi siklonik seperti yang berpotensi terbentuk di perairan barat Aceh dan faktor labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif. Di antara daerah yang memiliki pengaruh faktor lokal itu adalah Banten dan Jawa Barat.

Secara keseluruhan, BMKG meminta Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Maluku, dan Papua agar siaga potensi hujan lebat-sangat lebat untuk periode 24-26 April. Pada periode yang sama, beberapa daerah diminta siaga angin kencang, yakni Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua Selatan.

Giliran Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, dan Papua Pegunungan mendapat peringatan dini hujan lebat-sangat lebat pada 27-30 April mendatang. Sedangkan angin kencang berpeluang terjadi di Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |