Daftar Hoaks Terkait Penghematan Listrik, Simak Biar Tak Terkecoh

12 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait penghematan listrik bermunculan di tengah upaya efisiensi energi, informasi palsu terkait penghematan tersebut kerap memanipulasi pernyataan pejabat sehingga dibuat seolah benar dan dapat menyesatkan masyarakat.

Fenomena ini menuntut kehati-hatian ekstra dari setiap individu agar tidak mudah termakan klaim palsu yang menawarkan solusi instan. Penting bagi kita untuk memverifikasi setiap informasi yang didapat agar tidak terkecoh oleh informasi palsu.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap sejumlah hoaks terkait penghematan listrik, simak daftarnya.

Bahlil Sebut PLN Rugi karena Masyarakat Tidak Bisa Hemat Listrik

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 26 Maret 2026.

Klaim pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik berupa foto yang menampilkan Bahlil, di dalamnya terdapat tulisan sebagai berikut.

"Menteri ESDM BAHLIL: PLN MERUGI Karena Masyarakat Tak Bisa Belajar Hemat Listrik"

Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"PLN rugi jangan salahkan rakyat dong,,salahkan para koruptor dan pejabat rakus,,kami rakyat tetap bayar listrik tepat waktu,kok bisa PLN rugi??terus uangnya kemana???😡😡😡😡🤔🤔🤔"

Benarkah pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

Bahlil Dorong PLN Naikan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Hemat

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dorong PLN naikan harga token listrik agar rakyat belajar hemat, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 11 April 2026.

Klaim Bahlil dorong PLN naikan harga token listrik agar rakyat belajar hemat berupa foto Bahlil disertai dengan tulisan sebagai berikut.

"BAHLIL DORONG PLN NAIKKAN HARGA TOKEN LISTRIK

Tujuannya Agar Rakyat Belajar Hemat Listrik dan Hindari Rugi"

Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Setuju nggak para netizen ???"

Benarkah klaim Bahlil dorong PLN naikan harga token listrik agar rakyat belajar hemat? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

Artikel Bahlil akan Denda Rakyat Rp 20 Juta Bagi yang Tak Matikan Kulkas pada Malam Hari

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta rakyat mematikan kulkas dan lampu malam hari jika tak mau didenda Rp 20 juta. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 5 April 2026.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Detik Finance berjudul:

"Bahlil: Rakyat Indonesia Harus Hemat Listrik Matikan Kulkas dan Lampu Malam Hari Kalau Ga Didenda 20 juta Saya Ga Main Main"

Akun itu menambahkan narasi:

"Ada ada ajah pejabat yang satu ini

Malam hari rakyat harus matikan listrik kulkas

Lampu kalau gk di denda 20 jta sungguh fantastis sekali"

Lalu benarkah postingan artikel Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta rakyat mematikan kulkas dan lampu malam hari jika tak mau didenda Rp 20 juta? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |