Demo Dihadang TNI, Mahasiswa: Militer Kembali ke Barak

2 hours ago 3

SEJUMLAH personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) ikut diterjunkan mengamankan demonstrasi yang digelar oleh ratusan mahasiswa di kawasan Sudirman, Jakarta. Mereka bergabung bersama kepolisian untuk menghadang laju massa aksi.

Berdasarkan pantauan Tempo di lokasi, tampak personel TNI berada di lapis kedua pengamanan demonstrasi. Para prajurit tersebut juga sempat terlibat aksi saling dorong dengan massa aksi yang mencoba menerobos barikade. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Para prajurit TNI juga terlihat mencoba memukul balik massa yang menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk mundur kembali ke arah Semanggi. "Prajurit harus kuat," teriak salah satu komandan regu TNI. 

Di sisi lain, kehadiran para tentara di lokasi unjuk rasa tersebut memicu protes dari massa. Mereka menilai prajurit TNI tidak seharusnya diterjunkan dalam upaya pengamanan demonstran. "TNI kembali ke barak," teriak salah satu orator mahasiswa. 

Hingga pukul 16.45 WIB, ratusan mahasiswa masih tertahan oleh blokade petugas TNI-Polri di kawasan depan Thamrin Nine Ballroom, Sudirman. Massa tidak diizinkan untuk bergerak menuju titik aksi awal di kawasan Bundaran HI

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum atau BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi menuturkan, laju mereka dihadang oleh polisi tanpa alasan yang jelas. "Mereka cuma ketawa saja saat kami minta dibukakan jalan," ucap Dimas. 

Polisi bahkan diduga sempat menghalangi mahasiswa yang ingin melaksanakan ibadah salat Jum'at. "Hingga mereka terpaksa berjalan kaki dari DPR menuju area kantor TVRI," kata Dimas saat dikonfirmasi oleh Tempo

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto melarang adanya demonstrasi di kawasan Bundaran HI. "Lokasi tersebut bukan merupakan tempat yang diperuntukkan untuk penyampaian aspirasi," kata Budi, Jumat.

Menurut Budi, kawasan Bundaran HI adalah pusat aktivitas perekonomian dan kegiatan masyarakat. "Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya telah berkomunikasi dengan pihak terkait agar titik penyampaian aspirasi dapat diarahkan ke kawasan Patung Kuda atau depan Gedung DPR /MPR," ujar Budi. 

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |