Demo Mahasiswa Hari ini: Aksi Indonesia Bangkrut-UNJ Melawan

7 hours ago 3

BEBERAPA aliansi mahasiswa dari universitas di Jakarta dan sekitarnya berencana menggelar unjuk rasa pada Jumat, 12 Juni 2025. Mereka memilih titik demonstrasi yang berbeda dengan tuntutan yang hampir senada, yaitu meminta pemerintah membenahi kondisi perekonomian Indonesia yang sedang terpuruk.

Sejauh ini, rencana demo yang telah terkonfirmasi adalah Aliansi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Melawan serta Aksi Indonesia Bangkrut yang dipelopori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia. Berikut rinciannya:

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Titik lokasi Aksi Indonesia Bangkrut

Sejumlah BEM berbagai kampus dan organisasi pergerakan mahasiswa akan bergabung dalam aksi Indonesia Bangkrut BEM UI yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat, hari ini. Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan mengatakan, BEM seluruh fakultas UI yang berjumlah 15 akan bergabung. Selain itu, ada delapan BEM kampus dan organisasi gerakan lain yang bakal berpartisipasi.

Mereka antara lain BEM Keluarga Mahasiswa IPB University, BEM Politeknik Negeri Jakarta, BEM Universitas Pancasila, Aliansi BEM Gunadarma, Front Mahasiswa Nasional (FMN) Pusat, FMN UI, Pembebasan, dan Serikat Mahasiswa Progresif UI (Semar UI).

“Beberapa organisasi dan simpul pergerakan yang ikut konsolidasi nasional di Kampus UI kemarin (10 Juni 2026) masih akan memastikan kehadiran,” kata Athof ini saat dihubungi pada Kamis, 11 Juni 2026. 

Tuntutan Aksi Indonesia Bangkrut

Adapun titik kumpul aksi ini berada di lapangan FISIP UI, Depok, Jawa Barat, pukul 10.00 WIB. Kode pakaian yang digunakan ialah jaket kuning dan baju hitam. Para peserta aksi memutuskan ada lima tuntutan yang bakal disampaikan, terutama mendesak Presiden Prabowo Subianto menghentikan proyek makan bergizi gratis (MBG) dan koperasi desa merah putih.

Selain itu, mahasiswa menuntut Prabowo menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok, dan bahan bakar minyak (BBM). Pun, mereka minta Prabowo menghentikan militerisme di ruang sipil. "Prabowo juga berhenti mengelak dan akui kesalahan pemerintah," kata Athof dalam keterangannya pada Rabu, 10 Juni 2026.

Tuntutan itu dirumuskan melihat masalah ekonomi dan demokrasi saat ini di Indonesia. Menurut Athof, Indonesia merupakan negara kaya. Namun, rakyat tidak kunjung sejahtera. Pertumbuhan ekonomi di Indonesia bahkan runtuh. Kebijakan pemerintah justru memperkuat keruntuhan itu.

"Kebijakan fiskal bocor, independensi BI direnggut. Tak lupa komunikasi dari pemerintah kepada publik justru jauh dari kata layak," kata dia. 

Athof menilai pemerintah menolak kondisi yang ada. Pemerintah, kata dia mendegradasi perjuangan serta kritik yang digaungkan oleh rakyat. "Aparat negara juga digunakan sebagai alat untuk membungkam mereka yang bersuara," kata dia.

Titik lokasi Aliansi UNJ Melawan

Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta yang tergabung dalam Aliansi UNJ Melawan akan menggelar aksi demonstrasi di lingkungan kampus pada hari ini, pukul 13.00 WIB. Adapun rute long march dimulai dari Rawamangun muka melewati lapangan golf, kemudian belok kanan ke arah Pemuda.

“Jadi kami akan lawan arah. Sampai nanti titik berhenti di UNJ pintu Pemuda,” ujar Kepala Departemen Sosial Politik Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ, Dimas Galih, pada Kamis, 11 Juni 2026.

Dimas mengatakan aksi akan diikuti sivitas akademika UNJ. Selain mahasiswa, Dosen Sosiologi UNJ Ubedilah Badrun akan menghadiri aksi tersebut. 

Anggota Aliansi UNJ Melawan, Andreas, mengatakan keputusan turun aksi ini merupakan hasil konsolidasi yang dilakukan seluruh organisasi mahasiswa UNJ pada Rabu, 10 Juni 2026.

Tuntutan Aliansi UNJ Melawan

Hasil konsolidasi juga menetapkan dua tuntutan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan rektorat UNJ. Tuntutan kepada pemerintah terdiri dari 10 tuntutan, antara lain pembenahan nilai rupiah; turunkan harga bahan pokok dan BBM; mewujudkan kesejahteraan guru; murnikan 20 persen APBN untuk pendidikan; hentikan makan bergizi gratis dan koperasi merah putih; serta menuntut TNI kembali ke barak. 

Kemudian, aliansi juga menuntut pemerintah setop kriminalisasi orang muda dan bebaskan seluruh tahanan politik; hentikan skema PTN-BH; wujudkan perguruan tinggi gratis dan demokratis; wujudkan lingkungan pendidikan yang aman dari kekerasan seksual; dan hentikan proyek strategis nasional yang merugikan lingkungan.

Sementara itu, tuntutan terhadap rektorat UNJ antara lain menuntut percepatan pembangunan gedung SFD (Saudi Fund for Development) yang sampai kini mangkrak, dan meminta uang kuliah tunggal (UKT)  disesuaikan keadaan ekonomi mahasiswa.

Eka Yudha Saputra berkontribusi dalam tulisan ini.
Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |