Deretan Hoaks Bantuan Ikan dari Pemerintah yang Beredar di Medsos, Cek Faktanya

3 days ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Program bantuan ikan dari pemerintah marak dijadikan bahan hoaks yang beredar di media sosial (medsos). Terbaru, klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan via Telegram.

Kementerian Kelautan dan Perikanan pun mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penipuan dan hoaks mengatasnamakan pihaknya.

Berikut sejumlah hoaks mengenai bantuan ikan yang telah diverifikasi kebenarannya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Bibit Ikan Via Telegram

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan via Telegram. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 11 Februari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Dengan ini kami informasikan bahwa Program Bantuan Bibit Ikan telah resmi dibuka.

Silakan melakukan pendaftaran melalui link yang disediakan untuk mendapatkan bantuan bibit.

- PENDAFTARAN INI GRATIS

- ⁠DAFTAR MENGGUNAKAN NOMOR TELEGRAM

- ⁠TUNGGU PROSES SELAMA 2 HARI"

Unggahan menyertakan poster yang berisi tulisan sebagai berikut:

"BANTUAN BIBIT IKAN RESMI BAGI YANG MEMBUTUHKAN SEMUA JENIS BIBIT IKAN

DAFTAR DIRI ANDA"

Unggahan disertai menu daftar. Saat menu tersebut diklik, mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama sesuai KTP hingga nomor Telegram aktif.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan via Telegram? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Beredar di media sosial postingan klaim link pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar dari pemerintah hingga Juni 2026. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 13 Januari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"BANTUAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR

OLEH PEMERINTAH

Pemerintah memberikan dukungan kepada masyarakat dalam pengembangan usaha budidaya ikan air tawar guna meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan pembudidaya.

KRITERIA PENERIMA BANTUAN

Petani atau kelompok tani

Memiliki kolam atau wadah budidaya

Berencana melakukan budidaya ikan air tawar

Bersedia mengikuti bimbingan teknis

MASA BERLAKU PROGRAM

Bantuan ini berlaku sampai bulan Juni 2026"

Unggahan disertai menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut:

"https://daftar-segera02.wartaku.click/?fbclid=IwY2xjawPcBpJleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETEyZFlzSEU3RE5hRFRGMDFxc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHlrEh63zfG3l7LsmBu8ssJ7d2SWqqG2uEoktXolJFwaJ5RttQGa_FcbmRhWx_aem_ijEcvyBbFs38vs2CCCsgH"

Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama dan nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan budidaya ikan air tawar dari pemerintah hingga Juni 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Beredar postingan klaim tautan pendaftaran untuk mendapatkan bantuan budidaya ikan air tawar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 1 November 2025.

Dalam postingan terdapat tulisan sebagai berikut:

"PROGRAM PEMERINTAH TAHUN ANGGARAN 2025. Bertujuan meningkatkan Kesejatraan Masyarakat dan meningkatkan hasil Panen terutama pada bidang Perikanan kami Mengajak seluruh Masyarakat untuk bekerjasama demi kemajuan Negara kita serta mengurangi angka kemiskinan melalui bidang Perikanan INDONESIA BISA IND."

Unggahan turut menyertakan gambar poster dengan narasi sebagai berikut:

"BANTUAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR OLEH PEMERINTAH

KRITERIA PENERIMA BANTUAN

- Petani atau kelompok tani

- Memiliki kolam atau wadah budidaya

- Berencana melakukan budidaya ikan air tawar

- Bersedia mengikuti bimbingan teknis

BANTUAN INI BERLAKU SAMPAI BULAN DESEMBER"

Postingan ini menyertakan tautan pendaftaran yang jika diklik muncul sebagai berikut:

https://bantuan-budidayak1.infoku.blog/?fbclid=IwY2xjawN1WF1leHRuA2FlbQIxMABicmlkETFyZ2NUTEJpSjVyejJPUW4xAR4IkteVHLTQeDj_YYHy8nNaDy3h0iNTa6VOiY6j_o5L5o0QHgWr-12u9Z90bQ_aem_x7Rtx1gPOX-excfB-8LYyA

Benarkah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan budidaya ikan air tawar dari pemerintah? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |