Deretan Hoaks yang Dikaitkan dengan Kemenag: Batasi Takbiran hingga Pendaftaran Dana Hibah Palsu

5 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks yang dikaitkan dengan Kementerian Agama (Kemenag) banyak beredar di masyarakat. Hoaks ini muncul dalam beragam tema dan tersebar di media sosial.

Lalu apa saja hoaks yang dikaitkan dengan Kemenag? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Pemerintah akan Membentuk dan Mengelola Kas Masjid

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim Pemerintah akan membentuk dan mengelola kas masjid. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 21 April 2026.

Dalam postingannya terdapat foto Menteri Agama, Nasaruddin Umar dengan narasi sebagai berikut:

"Pembentukan rekening kas masjid yang nanti akan dikelola oleh pemerintah"

Akun itu menambahkan narasi:

"Kebijakan ini serius apa

Masak iya bela2 buat rekening khusus untuk uang cash masjid gak ada kerjaan lagi apa pemerint4h sampai urusan masjid di atur negara"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim Pemerintah akan membentuk dan mengelola kas masjid? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Dirjen Bimas Islam Kemenag Umumkan Hibah dari Arab Saudi untuk 500 Orang

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Abu Rokhmad menyampaikan bantuan dana hibah dari Arab Saudi untuk 500 penerima. Informasi diunggah salah satu akun di Facebook pada 4 April 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Bagi Masyarakat Agama Muslim Yang Belum Menerima Bantuan Dana Hibah Segera Daftar Sekarang Sebelum Terlambat, Karena Bantuan Ini Untuk Periode Tahun 2026 Akan Segera Di Tutup.Terima Kasih.🙏🙏🙏👏👏👏"

Turut menyertakan video berita dari Kompas TV, dengan narasi sebagai berikut:

"Berita viral, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad memberikan klarifikasi dan angkat bicara terkait isu bantuan dana hibah dari Arab Saudi, dalam pernyataannya beliau menyampaikan penjelasan secara terbuka untuk meluruskan berbagai informasi yang beredar di tengah masyarakat, berikut penjelasan lengkapnya.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya Abu Rokhmad Direktur Jenderal Pendidikan Islam ingin menyampaikan bahwa telah tersedia bantuan dana hibah dari pemerintah Arab Saudi untuk umat Islam di Indonesia.

Program ini khusus bagi 500 orang penerima, bagi yang ingin mendapatkan bantuan silakan daftarkan diri anda sekarang"

Terdapat menu kirim pesan dalam postingan.

Lalu benarkah klaim video Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad  menyampaikan bantuan dana hibah dari Arab Saudi untuk 500 penerima? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Klarifikasi Kemenag Membatasi Takbiran pada Tahun 2026

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim Kemenag membatasi takbiran pada tahun ini. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 7 Maret 2026.

Dalam unggahannya terdapat foto Menag Nasaruddin Umar dengan narasi:

"ATURAN BARU KEMENAG:

Takbiran hanya boleh dari jam 18.00 sampai jam 21.00. Tidak boleh menggunakan sound system dan tidak boleh keliling"

Akun itu menambahkan narasi:

"kemaren dy mengajak "setop Zakat krn katanya biar maju"..

skrg dy malah gk bolehin pawai takbiran dan melarang menggunakan sound atau mic..

sebenarnya dy itu agamanya apa y..??

ada yg bisa kasih sepatah dua patah kata gk sm pak menag ini..?????"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim Kemenag membatasi takbiran pada tahun ini? Simak dalam artikel berikut ini...

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |