Membaca dalam Diam Bareng Anak Bisa Bikin Terasa Sangat Dekat, Ini Alasannya

2 hours ago 2

CANTIKA.COMJakarta - Di tengah akhir pekan yang penuh aktivitas, ada satu momen sederhana yang sering menjadi kenangan paling hangat bagi anak, duduk bersama orang tua sambil membaca buku. Kehadiran dan waktu yang dibagikan bersama, bisa menciptakan kedekatan antara orang tua dan anak.

Semangat itulah yang dihadirkan Visinema Studios melalui kegiatan Membaca dalam Senyap di Jakarta Future Festival for Kids (JFF) 2026. Di tengah suasana festival yang meriah, orang tua dan anak berkumpul taman, menikmati waktu membaca bersama dengan tenang. Masing-masing larut dalam halaman buku yang mereka baca dan tetap berbagi pengalaman yang sama.

Buku yang menemani sesi tersebut adalah Na Willa dan Rumah Dalam Gang, karya penulis Reda Gaudiamo. Kehadiran Reda secara langsung menjadi pengalaman yang istimewa bagi para pengunjung. Ia duduk bersama para peserta dalam sesi diskusi buku dengan suasana yang hangat dan akrab.

Buku Na Willa dan Rumah Dalam Gang menghadirkan kisah seorang anak perempuan yang melihat dunia dengan rasa ingin tahu dan kepekaan yang khas. Melalui pengamatan sederhana terhadap lingkungan sekitarnya, Na Willa mengajak pembaca menemukan keindahan dan merasakan kepekaan dalam hal-hal kecil yang hadir dalam keseharian. 

Bagi banyak orang tua yang hadir, sesi ini menjadi pengingat bahwa kebiasaan membaca bersama dapat tumbuh dari momen-momen sederhana. Banyak yang menikmati kesempatan untuk kembali berbagi waktu dengan anak melalui buku, sekaligus merasakan ketenangan yang jarang ditemui di tengah rutinitas sehari-hari.

Di tengah paparan era digital, orang tua dan anak menemukan kembali momen kebersamaan melalui buku, membaca, dan cerita yang dibagikan bersama/Foto: Visinema Studios

“Saya merasa merinding dan terharu, melihat teman-teman kecil membaca buku Na Willa dan Rumah Dalam Gang dengan fokus di taman ini. Senang sekali melihat anak-anak membaca buku, karena menurut saya, itu hal yang sangat penting dengan nyaman," ucap Reda Gaudiamo melalui siaran pers. 

Sebagai penulis yang telah lama hadir di dunia literasi anak, Reda dikenal konsisten menghadirkan karya-karya yang menghargai cara anak memahami dunia. Melalui Na Willa, ia menunjukkan bahwa anak-anak memiliki rasa yang sama seperti orang dewasa, tapi belum mengetahui apa nama rasa tersebut. Hal ini yang perlu dimengerti oleh orang tua.

“Sebenarnya, saya membuat buku Na Willa itu untuk para orang tua, bukan anak-anak, agar orang dewasa bisa mendengar anak. Mereka juga sama kayak kita, merasa senang, sedih, kesal, kecewa, marah, tapi tidak tahu apa nama perasaan tersebut. Di sini, orang tua berperan penting sebagai pendengar anak, karena kalau bukan orang tua, siapa yang mendengar anak? Kepada siapa mereka bertanya?” jelas Reda. 

Pesan tersebut juga sejalan dengan keyakinan bahwa cerita memiliki peran penting dalam membantu keluarga saling memahami. Melalui karakter dan pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sebuah cerita dapat menjadi jembatan yang mempertemukan orang tua dan anak dalam percakapan yang lebih hangat.

Bagi Visinema Studios, menghadirkan sesi Membaca dalam Senyap merupakan bagian dari upaya menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan keluarga Indonesia. Melalui berbagai medium dan ruang pertemuan, cerita dapat terus hidup dan menciptakan pengalaman yang relevan bagi pembacanya.

“Na Willa membuktikan bahwa IP yang kuat tidak harus berisik untuk bisa dirasakan. Ia bekerja dengan cara yang berbeda, pelan tapi membekas lama setelah bukunya ditutup. Kami bangga bisa menghadirkan karya seperti ini sebagai bagian dari ekosistem Visinema, dan melihatnya dinikmati bersama oleh orang tua dan anak di JFF for Kids, menjadi pengingat bahwa cerita yang baik selalu menemukan jalannya ke hati audiensnya,” ungkap Herry B. Salim, CEO Visinema Studios.

Setelah sesi membaca bersama dan diskusi buku, acara ditutup dengan penampilan akustik Reda Gaudiamo, menyanyikan lagu Oh, Hesty dan Sikilku Iso Muni, soundtrack dari film Na Willa. 

Dari suasana membaca yang tenang, berubah menjadi momen bernyanyi bersama yang penuh keceriaan. Anak-anak berdiri, bernyanyi dengan antusias, dan menikmati setiap lirik yang dilantunkan bersama, menciptakan penutup yang hangat bagi sebuah sore yang dipenuhi cerita.

ECKA PRAMITA 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |