Liputan6.com, Jakarta - SNBT kembali menjadi sorotan utama bagi jutaan calon mahasiswa yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Jalur seleksi ini merupakan salah satu gerbang utama untuk memasuki jenjang pendidikan tinggi, dengan mengandalkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai penentu kelulusan. Proses pendaftaran SNBT yang dilakukan secara daring ini menuntut ketelitian dan kewaspadaan agar setiap tahapan berjalan lancar dan terhindar dari berbagai potensi penipuan.
Pada tahun 2026, pendaftaran SNBT telah dibuka, menawarkan kesempatan bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan akademik, skolastik, dan potensi kognitif mereka. Penting bagi calon peserta untuk memahami setiap detail proses ini, mulai dari jadwal pendaftaran, tata cara pengisian data, hingga perbedaan mendasar dengan jalur seleksi lain seperti SIMAK UI. Informasi resmi dari portal SNPMB menjadi panduan utama yang tidak boleh diabaikan demi kelancaran seluruh tahapan seleksi.
Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang komprehensif mengenai mekanisme pendaftaran SNBT, calon mahasiswa dapat meningkatkan peluang mereka untuk diterima di program studi impian. Selain itu, kewaspadaan terhadap modus penipuan yang kerap muncul selama periode seleksi juga menjadi kunci penting untuk melindungi diri dari kerugian. Artikel ini akan mengupas tuntas panduan pendaftaran SNBT, jadwal krusial, perbandingan dengan SIMAK UI, serta tips jitu menghindari penipuan.
Portal Resmi dan Jadwal Krusial Pendaftaran SNBT
Proses pendaftaran SNBT sepenuhnya dilaksanakan secara daring melalui portal resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang menjadi satu-satunya sumber informasi terpercaya. Calon peserta wajib mengakses https://portal.snpmb.id untuk segala informasi terkait seleksi ini, termasuk registrasi akun SNPMB Siswa yang merupakan syarat mutlak sebelum mendaftar UTBK-SNBT.
Pendaftaran UTBK-SNBT sendiri dapat dilakukan melalui laman https://pendaftaran-utbksnbt-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/ atau https://sso.snpmb.id/login, memastikan semua tahapan terpusat pada platform resmi pemerintah.
Jadwal pendaftaran SNBT bersifat tahunan dan diumumkan secara transparan oleh SNPMB, sehingga calon peserta harus selalu merujuk pada pengumuman terbaru. Sebagai contoh, jadwal untuk tahun 2026 telah ditetapkan dengan tahapan yang jelas dan batas waktu yang perlu diperhatikan. Registrasi akun SNPMB Siswa berlangsung dari 12 Januari hingga 7 April 2026, memberikan waktu yang cukup bagi siswa untuk membuat dan memverifikasi akun mereka.
Tahap pendaftaran UTBK-SNBT sendiri dimulai pada 25 Maret dan berakhir pada 7 April 2026, diikuti dengan periode pembayaran biaya UTBK hingga 8 April 2026. Pelaksanaan UTBK akan diselenggarakan dari 21 hingga 30 April 2026, yang kemudian hasilnya akan diumumkan pada 25 Mei 2026. Setelah pengumuman, peserta memiliki kesempatan untuk mengunduh sertifikat UTBK mereka antara 2 Juni hingga 31 Juli 2026, yang mungkin diperlukan untuk jalur seleksi lain.
Memahami Perbedaan SNBT dan SIMAK UI
Calon mahasiswa seringkali bingung membedakan antara SNBT dan jalur seleksi mandiri universitas, salah satunya adalah SIMAK UI. SNBT merupakan jalur seleksi nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui SNPMB, berlaku untuk berbagai PTN di seluruh Indonesia. Seleksi ini berfokus pada hasil UTBK yang menguji Tes Potensi Skolastik (TPS) serta Tes Literasi dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika, tanpa adanya Tes Kemampuan Akademik (TKA) seperti pada SBMPTN sebelumnya.
Berbeda dengan SNBT, SIMAK UI adalah seleksi masuk UI terpadu untuk berbagai jenjang dan program pendidikan yang ada di UI. Tes yang digunakan dalam SIMAK UI adalah tes tulis yang dirancang khusus oleh UI, dengan materi dan sistem penilaian yang unik dan berbeda dari UTBK-SNBT. Penting dicatat bahwa untuk program S1 Reguler SIMAK UI, peserta wajib memiliki nomor UTBK-SNBT, menunjukkan adanya keterkaitan namun tetap sebagai jalur yang terpisah.
Salah satu perbedaan signifikan lainnya terletak pada sistem penilaian; SIMAK UI dapat menerapkan penalti atau pengurangan poin untuk jawaban yang salah, sebuah mekanisme yang tidak ditemukan dalam penilaian SNBT. Selain itu, Universitas Indonesia secara tegas menyatakan tidak bekerja sama dengan lembaga bimbingan belajar manapun yang menjanjikan kemudahan diterima di UI, menekankan pentingnya persiapan mandiri dan jujur dalam menghadapi seleksi.
Tips Jitu Menghindari Penipuan dalam Pendaftaran SNBT
Mengingat pentingnya pendaftaran SNBT, calon peserta harus ekstra waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mungkin muncul. Langkah pertama dan terpenting adalah selalu mengakses informasi dari sumber resmi, yaitu situs web SNPMB (https://portal.snpmb.id) dan media sosial resmi SNPMB atau universitas tujuan. Jangan pernah mudah percaya pada informasi yang beredar di luar kanal resmi ini, karena seringkali informasi tersebut menyesatkan.
Calon peserta juga harus sangat berhati-hati terhadap tawaran yang tidak masuk akal, seperti janji kelulusan dengan membayar sejumlah uang atau imbalan lainnya. Modus kecurangan seperti penggunaan joki atau alat canggih dalam UTBK-SNBT telah terungkap sebelumnya, sehingga tawaran semacam itu patut dicurigai sebagai penipuan.
Menjaga kerahasiaan data pribadi adalah hal krusial untuk mencegah pencurian identitas dan penipuan online. Jangan pernah memberikan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), atau kata sandi akun SNPMB kepada pihak yang tidak dikenal. Selain itu, gunakan kata sandi yang kuat dengan kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol untuk akun SNPMB serta email Anda, dan hindari penggunaan kata sandi yang sama untuk berbagai akun. Selalu waspada terhadap email atau pesan mencurigakan yang berisi tautan atau lampiran, karena ini bisa menjadi upaya phishing untuk mencuri data sensitif Anda. Jika menemukan indikasi penipuan, segera laporkan kepada pihak berwenang atau panitia SNPMB untuk tindakan lebih lanjut.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533944/original/014241300_1773800350-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-18T091819.082.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2942695/original/044415100_1571378232-apel_pengamanan_pelantikan_presiden.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536548/original/024556700_1774329822-yaq4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5141760/original/081875600_1740382803-IMG-20250224-WA0113.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5339674/original/047240900_1757081733-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-08.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464482/original/037142800_1767691264-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-06T160347.689.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528157/original/050245500_1773244314-IMG-20260311-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2820891/original/083899400_1559366590-20190601-Satu-Arah-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526386/original/065611600_1773119349-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-10T120535.465.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535542/original/015737900_1774058025-kub1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220916/original/022981400_1747295711-cek_fakta_dana_infak_ikn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506397/original/051833800_1771455670-526fc8fb-d861-4256-997a-24961fe8ab1a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485344/original/020045800_1769503770-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-26T151157.078.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533934/original/024096400_1773799238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-18T085801.907.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4895076/original/042008200_1721293227-20240718-Pendukung_Trump-AFP_6.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)


