PELATIH timnas Curacao, Dick Advocaat, bangga luar biasa dengan permainan timnya saat berhadapan dengan Pantai Gading dalam laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026 di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat, Jumat, 26 Juni 2026. Rasa bangga pelatih berusia 78 tahun itu tak luntur meski Curacao kalah 0-2 di laga tersebut dan gagal melaju ke babak 32 besar.
Advocaat memuji semangat dan perkembangan tim nasional sepak bola Curacao. Tim berjuluk Blue Wave itu mampu menyuguhkan permainan yang sangat baik saat menghadapi salah satu kekuatan terbaik sepak bola dunia. Curacao berada di peringkat 82 dunia dan Pantai Gading di peringkat 33. "Kami benar-benar mampu bersaing melawan tim kelas dunia," kata dia setelah pertandingan, dikutip Curaçao.nu.
Bahkan Eloy Room dan kawan-kawan tidak bermain dengan rasa minder. Mereka mampu mengimbangi tim Pantai Gading, baik dalam bertahan maupun menyerang. "Hanya saja, Anda juga membutuhkan sedikit keberuntungan agar salah satu peluang itu menjadi gol. Mereka bisa melakukannya, sedangkan kami tidak. Itulah perbedaannya," ujar Advocaat.
BACA JUGA
Hasil Piala Dunia 2026: Kolombia Lolos, Kroasia Jaga Peluang
Gol Tunggal Munoz Bawa Kolombia ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Mantan pelatih timnas Belanda (2002-2004) itu mengatakan, ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi dari tim. Namun ia tidak merincikan hal paling penting yang perlu dibenahi. "Ada beberapa posisi yang harus ditingkatkan. Kami harus mencari solusi di posisi-posisi tersebut agar kami bisa bermain lebih mudah. Saat ini kami harus bekerja sangat keras hanya untuk mendapatkan hasil," tutur "The Little General" atau Jenderal Kecil—julukan Advocaat, 78 tahun.
Menurut Advocaat, target utama tim Curacao sejak awal adalah lolos ke putaran final Piala Dunai 2026. Para pemain dan tim pelatih tidak mendapatkan tekanan lolos ke babak 32 besar. Tuntutan tim Curacao hanyalah mampu bermain bagus melawan tiga tim raksasa di Grup E, termasuk Jerman.
Mengenai masa depannya sendiri, Advocaat belum ingin memberikan komentar. "Saya belum memikirkannya sama sekali. Fokus saya sepenuhnya hanya pada pertandingan ini dan bagaimana kami bisa tampil lebih baik," kata dia, dikutip Curaçao.nu, portal berita daring berbahasa Belanda yang berbasis di Curacao.
Kekalahan The Blue Waves—julukan Curacao— membuat Pantai Gading melenggang bebas ke babak 32 besar dengan status sebagai runner-up. Jerman melaju otomatis sebagai juara grup setelah mengamankan posisi teratas dengan mengemas enam poin. Ekuador memastikan tiket lewat jalur peringkat ketiga terbaik setelah mengalahkan Jerman 2-1 di laga terakhir pada Jumat, 26 Juni 2026.
Pilihan Editor: Mengapa Performa Inggris di Piala Dunia Belum Meyakinkan
Pilihan Editor: Spionase Pertandingan Sepak Bola Piala Dunia































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382809/original/074926600_1680593144-top-view-hand-holding-silver-coins.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518245/original/007067800_1772495256-1.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518326/original/022972500_1772505463-bantuan_bibit_ayam_-klaim_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2800821/original/002869500_1557387809-IMG_20190509_113107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523086/original/018748500_1772788951-cpns_imigrasi.jpg)



