Phapros Tebar Dividen Setelah 2 Tahun Absen

3 hours ago 4

PT PHAPROS Tbk membukukan laba bersih Rp 27,44 miliar pada 2025 atau meningkat 109 persen dibanding pada 2024 yang mengalami kerugian Rp 290,63 miliar. “Pertumbuhan ini didapat dari pertumbuhan penjualan sekitar dua digit dan keberhasilan strategi efisiensi operasional,” kata Direktur Utama Phapros Intan Abdams Katoppo, dalam paparan publik virtual, Kamis, 11 Juni 2026.

Intan menjelaskan, kinerja penjualan perusahaan sepanjang 2025 tercatat senilai Rp 940,9 miliar. Nilainya meningkat 26,3 persen dibanding perolehan pada 2024 senilai Rp 744,7 miliar. Sementara itu, laba kotor perseroan mencapai Rp 492,5 miliar pada 2025 atau meningkat dibanding 2024 senilai Rp 270,66 miliar.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Berkat capaian laba bersih tersebut, Intan mengatakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2025 menyepakati pembagian dividen tunai kepada pemegang saham. Adapun dividend payout ratio ditetapkan sebesar 15 persen atau Rp 4,12 miliar dari laba bersih. Menurut Intan, pembagian dividen kembali terjadi setelah dua tahun berturut-turut absen. 

Sementara itu, Intan mengatakan, 85 persen dari laba bersih akan dialokasikan untuk keberlanjutan profitabilitas ke depan untuk pencadangan. Apalagi, kata Intan, perusahaan masih memerlukan dana untuk capital expenditure atau capex untuk operasional. “Masih dipakai sebagai return earning,” ujarnya. 

Sepanjang 2025, Intan melaporkan perusahaan menekan biaya produksi barang atau beban pokok penjualan (Cost of Goods Sold/COGS) sebesar 5,41 persen menjadi Rp 448,37 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp474,03 miliar. 

Rasio COGS terhadap penjualan pada 2025 juga turun menjadi 47,65 persen dibandingkan pada 2024 sebesar 63,65 persen. Menurut Intan, turunnya rasio COGS terhadap penjualan, menandakan proses produksi berjalan dengan sangat efisien dan margin laba kotor yang lebih besar. Selain itu, perusahaan menekan beban usaha yang turun 14,64 persen menjadi Rp 406,43 miliar pada 2025 dibandingkan dengan pada 2024 senilai Rp 476,12.

Sementara itu, Phapros melaporkan arus kas bersih dari aktivitas operasi perusahaan senilai Rp 123,757 miliar, dengan saldo kas pada 31 Desember 2025 sebesar Rp 120,98 miliar. Nilainya naik 31,49 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 92 miliar. 

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |