KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya telah memeriksa lima saksi dalam penyelidikan kasus kematian Sutrimo, 42 tahun, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kelima saksi tersebut terdiri atas pengemudi ambulans, pemilik perusahaan ambulans, dan orang yang mengenal korban.
"Sejauh ini, penyelidik telah meminta keterangan dari lima orang saksi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta Selatan, Jumat, 31 Juli 2026.
Salah satu saksi yang diperiksa ialah AZ, pengemudi ambulans yang mengantar jenazah Sutrimo dari Jakarta Selatan menuju Banyumas. Penyidik juga memeriksa MOP, pengemudi ambulans tujuan Banyumas yang bertemu dengan seseorang berinisial M di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring dan membantu memindahkan jenazah dari ruang pemandian ke mobil ambulans.
Selain itu, penyidik meminta keterangan MZ, pemilik PT Zen Ambulance. MZ sebelumnya dihubungi saksi berinisial S, pemilik PT Bintang Medika Ambulance, untuk mengantar jenazah Sutrimo ke Banyumas. Penyidik juga memeriksa MA, orang yang mengenal Sutrimo dan menjadi salah satu pihak terakhir yang bertemu dengannya.
"(Dia) pihak yang mengenal almarhum dan diketahui terakhir bertemu dengannya pada Rabu, 22 Juli 2026 sekitar pukul 20.00 WIB di depan Klinik Mordent," kata Budi. Saksi lain yang diperiksa ialah AAS, pengemudi ambulans yang membawa Sutrimo dari Klinik Mordent ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring.
Sutrimo meninggal pada Kamis, 23 Juli 2026, sekitar pukul 09.00. Polisi menduga korban meninggal dengan kondisi mengeluarkan busa dari mulut dan hidung. Menurut Budi, keluarga kemudian membawa jenazah Sutrimo menggunakan ambulans dari Klinik Mordent di Kebayoran Baru menuju Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring sekitar pukul 09.10.
Tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan, dan Pusat Laboratorium Forensik Polri telah melakukan olah tempat kejadian perkara pada 27 Juli 2026. Budi mengatakan penyelidik masih mengumpulkan keterangan dan mengklarifikasi pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, serta pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut. Penyidik juga mendalami rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya Sutrimo, serta informasi lain yang berkaitan.
Menurut dia, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian Sutrimo karena penyelidikan masih berlangsung. "Apakah (kematiannya) wajar atau tidak wajar, ini masih didalami," kata Budi pada Senin, 27 Juli 2026.
Belakangan beredar kabar yang menyebut Sutrimo merupakan pekerja di rumah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Menanggapi informasi tersebut, Budi mengatakan penyidik juga akan menelusuri dugaan keterkaitan korban dengan sejumlah pihak, termasuk dengan mantan pejabat tersebut. "Masih didalami," ujar Budi.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pengacara Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, mengatakan pihaknya masih menunggu penjelasan utuh dari Polda Metro Jaya.
"Jadi mungkin memang lebih baik agar isunya enggak campur aduk, ya, lebih baik kami tunggu saja bersama-sama," kata Febri di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin, 27 Juli 2026. Febri enggan berkomentar lebih jauh mengenai dugaan hubungan Sutrimo dengan kliennya. "Kami fokus di substansi perkara (korupsi)," ujarnya.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544736/original/021119200_1775115709-gibran_promo_motor_-_klaim.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220347/original/094913800_1747281277-41961081_8976420.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552530/original/095418000_1775812020-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-10T153121.431.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5327298/original/085035000_1756177391-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__83_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558454/original/058152900_1776419419-cek_fakta_-_petani_milenial_2026.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547119/original/085428000_1775445943-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-06T101438.375.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401749/original/084305000_1762228197-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-04T104806.640.jpg)
