Prabowo Resah Indonesia Belum Lolos Piala Dunia

4 hours ago 2

PRESIDEN Prabowo Subianto merasa resah lantaran tim nasional sepak bola Indonesia belum berhasil lolos ke ajang Piala Dunia. Presiden mengutarakan kegelisahannya ini dalam acara peresmian penerapan mandatori campuran biodiesel 50 persen alias B50 yang bertujuan mendorong kemandirian energi, di kawasan Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

"Yang masih kita sulit adalah masuk Piala Dunia. Nah, itu saya masih resah. Terus terang saja saya resah. Kita bisa B50 tetapi tidak bisa masuk Piala Dunia. Saya masih tidak puas," kata Prabowo di Rest Area KM 57 Tol Cikampek, Karawang, Kamis, 9 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan sepak bola tak bisa dipandang sebelah mata. Musababnya, menurut dia ajang sepak bola merupakan simbol kebanggaan suatu bangsa di mata dunia. "Bagaimana caranya masuk Piala Dunia? Saudara-saudara, jangan anggap enteng sepak bola. Itu kehormatan," kata Prabowo.

Sembari berkelakar, Prabowo kemudian mencari Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. Namun, Erick tidak menghadiri acara tersebut.

Prabowo lantas menitipkan pesan kepada bos Adaro Energy Indonesia, Garibaldi atau Boy Thohir, yang hadir di lokasi. Boy Thohir merupakan kakak dari Erick. "Siapa bertanggung jawab? Mana Erick Thohir? Boy, kasih tahu adikmu, ya," ucap Prabowo yang disambut tawa para tamu yang hadir.

Tak hanya itu, Prabowo juga sempat berseloroh menanyakan kepada pembantunya di Kabinet Merah Putih ihwal bagaimana cara Indonesia mampu menembus Piala Dunia. "Mana Menteri Keuangan? “Apa yang diperlukan supaya kita bisa masuk Piala Dunia?" ujar Prabowo.

Adapun pada 2025 lalu, Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di putaran keempat babak kualifikasi. Kekalahan dari Arab Saudi 2-3 dan Irak 0-1 di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Oktober 2025, mengakhiri perjuangan tim Merah Putih. Setelah Timnas Indonesia gagal, pelatih saat itu, Patrick Kluivert, dipecat dan digantikan oleh John Herdman.

Pada pertengahan Juni 2026, Presiden Prabowo sempat memanggil Erick Thohir beserta pelatih timnas sepak bola pria, John Herdman, ke rumah pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menginginkan adanya pembenahan sistem kompetisi sepak bola di Tanah Air. Ia menginstruksikan kepada Erick untuk memperbaiki kompetisi nasional agar Indonesia bisa lolos Piala Dunia.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan, Prabowo menganggap pembinaan kompetisi domestik penting untuk membangun tim nasional sepak bola yang bisa bersaing. "Kalau kita memiliki keinginan lolos ke Piala Dunia tentunya kita harus mempersiapkan diri dengan jauh lebih matang," kata Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat, 19 Juni 2026.

Prasetyo berujar, Prabowo ingin tim nasional memperhatikan persiapan jangka panjang untuk kompetisi-kompetisi yang akan datang. Di antaranya seperti FIFA Series hingga kualifikasi Piala Dunia 2030.

Sultan Abdurrahman berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |