Ragam Bahan Alami untuk Membantu Atasi Stroke Ringan

1 day ago 5

TEMPO.CO, Jakarta - Stroke ringan atau Transient Ischemic Attack (TIA) terjadi akibat gangguan sementara aliran darah ke otak. Pada dasarnya, TIA tak berbeda dengan stroke tapi gejalanya lebih singkat. TIA juga bisa menjadi peringatan awal Anda mungkin mengalami stroke di masa datang. Stroke ringan bisa memunculkan rangkaian gejala, termasuk beberapa yang mempengaruhi mata, seperti yang diungkapkan Express pada 19 Maret 2025.

Meski tidak menyebabkan kerusakan permanen, kondisi ini bisa menjadi peringatan akan risiko stroke yang lebih serius. Selain menjalani pola hidup sehat, berbagai ramuan herbal dari tanaman asli Indonesia dapat dimanfaatkan untuk membantu pemulihan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Dukungan gaya hidup seimbang, olahraga teratur, dan mengelola stres juga sangat penting untuk mencegah stroke ringan kambuh. Stroke ringan merupakan sinyal penting kesehatan otak dan sistem peredaran darah. Dilansir dari laman pafipenajam.org, berikut ramuan herbal yang ampuh mengatasi stroke ringan.

Daun Pegagan

Pegagan atau Centella asiatica digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai peningkat fungsi otak dan pelancar sirkulasi darah. Penelitian dalam Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine menunjukkan ekstrak pegagan dapat meningkatkan memori dan menurunkan risiko gangguan kognitif akibat stroke ringan. Teh atau jus pegagan dapat menjadi pilihan konsumsi harian.

Temulawak

Temulawak atau Curcuma xanthorrhiza mengandung kurkuminoid yang bersifat antiperadangan dan antioksidan. Senyawa ini membantu meredakan peradangan pada pembuluh darah dan memperlancar aliran darah ke otak. Journal of Clinical Psychopharmacology melaporkan kurkumin dalam temulawak mampu menurunkan risiko penyumbatan pembuluh darah penyebab utama stroke ringan.

Daun Sambiloto

Sambiloto atau Andrographis paniculata memiliki senyawa andrografolida yang bersifat antioksidan dan vasodilator alami. Menurut International Journal of Cardiology, ekstrak sambiloto membantu melancarkan peredaran darah dan menurunkan tekanan darah tinggi, yang merupakan salah satu faktor risiko stroke.

Jahe Merah

Jahe merah atau Zingiber officinale var. rubrum berfungsi sebagai pengencer darah alami dan mencegah penggumpalan darah. Kandungan gingerol yang bersifat antioksidan dan anti-inflamasi juga memberi perlindungan terhadap jantung dan otak. Journal of Nutrition and Metabolism menyatakan konsumsi rutin jahe dapat mengurangi risiko pembentukan plak di arteri.

Bawang Putih

Bawang putih atau Allium sativum mengandung allicin, senyawa aktif yang efektif menurunkan kadar kolesterol dan menjaga elastisitas pembuluh darah. The Journal of Nutrition melaporkan konsumsi bawang putih secara teratur mampu menurunkan tekanan darah dan memperbaiki aliran darah ke otak. Bawang putih dapat dikonsumsi mentah atau ditambahkan ke dalam menu makanan sehat.

Daun Kelor

Daun kelor atau Moringa oleifera kaya antioksidan, vitamin, dan mineral yang mempercepat pemulihan pascastroke ringan. Kandungan flavonoid dan asam fenolat membantu melindungi sel otak dari kerusakan oksidatif. Frontiers in Pharmacology menyebutkan daun kelor dapat meningkatkan fungsi kognitif dan memperlancar aliran darah otak.

Buah Mengkudu

Mengkudu atau Morinda citrifolia memiliki senyawa skopoletin yang membantu menstabilkan tekanan darah. Menurut Journal of Ethnopharmacology, konsumsi rutin jus mengkudu efektif mengontrol tekanan darah dan mengurangi risiko stroke ringan. Untuk rasa yang lebih nikmat, jus mengkudu bisa dikombinasikan dengan madu.

Cara Mengonsumsi Bahan Alami untuk Stroke Ringan

Agar manfaatnya maksimal, bahan alami dapat diolah dalam bentuk teh, jus, atau ekstrak. Seperti diungkapkan pafimarauke.org, teh pegagan dan jahe merah cocok dikonsumsi di pagi hari, sedangkan daun kelor dapat dimasak menjadi sup sehat. 

Mengonsumsi herbal seperti pegagan, temulawak, sambiloto, jahe merah, bawang putih, daun kelor, dan mengkudu secara rutin dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah dan mengurangi risiko stroke lanjutan. Konsultasikan dengan tenaga medis disarankan sebelum mengonsumsi ramuan herbal, terutama jika sedang menjalani pengobatan. Demikian dilansir dari Antara pada 27 Maret 2025.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |