CANTIKA.COM, Jakarta - Menemukan helaian rambut di bantal saat bangun tidur atau melihat rambut berjatuhan saat keramas sering kali membuat banyak orang khawatir. Namun, tidak semua kerontokan rambut atau dikenal juga dengan hair loss menandakan masalah serius. Dalam kondisi normal, rambut memang mengalami siklus pertumbuhan dan kerontokan alami setiap hari.
Menurut dr. Elisabeth Ryan, Sp.DVE - Dermatovenereologist, seseorang rata-rata dapat kehilangan sekitar 50 hingga 100 helai rambut per hari. Jumlah tersebut masih dianggap wajar karena rambut lama akan digantikan oleh rambut baru yang tumbuh dari folikel yang sama. Namun, ketika jumlah rambut yang rontok melebihi batas tersebut secara konsisten, kondisi ini perlu mendapat perhatian lebih.
Kapan Rambut Rontok Perlu Diwaspadai?
Banyak orang kesulitan menghitung jumlah rambut yang rontok setiap hari. Karena itu, tanda paling mudah untuk dikenali adalah ketika rambut yang tertinggal di sisir, lantai kamar mandi, atau bantal terlihat jauh lebih banyak dari biasanya.
"Salah satu cara sederhana untuk menilainya adalah dengan melihat jumlah rambut yang terkumpul dalam genggaman tangan setelah keramas atau menyisir rambut. Jika jumlahnya tampak berlebihan dan terjadi terus-menerus, bisa jadi Anda sedang mengalami hair loss atau kerontokan rambut yang tidak normal," ucap dr. Elisabeth di acara opening Nallura Clinic di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.
Selain kerontokan yang meningkat, tanda lain yang perlu diperhatikan adalah rambut yang mulai terlihat menipis, volume rambut berkurang, atau garis rambut di area dahi yang semakin mundur. Kondisi ini sering kali terjadi secara perlahan sehingga tidak langsung disadari.
Penipisan rambut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pertambahan usia, faktor genetik, perubahan hormon, stres, hingga gaya hidup. Pada sebagian orang, garis rambut yang semakin tinggi atau area dahi yang terlihat lebih lebar bisa menjadi salah satu tanda awal penipisan rambut.
Faktor usia juga berperan penting. Seiring bertambahnya usia, siklus pertumbuhan rambut dapat melambat sehingga rambut baru tumbuh lebih tipis dibandingkan sebelumnya. Akibatnya, kepadatan rambut berangsur-angsur berkurang.
Cara Merawat Rambut yang Mulai Rontok
Jika mulai mengalami tanda-tanda hair loss, langkah pertama adalah mengidentifikasi penyebabnya. Menjaga kesehatan kulit kepala menjadi salah satu kunci utama karena rambut yang sehat berawal dari folikel dan kulit kepala yang sehat.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Menggunakan sampo dan produk perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit kepala.
- Menghindari penggunaan alat styling panas secara berlebihan.
- Mengurangi kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang.
- Memastikan asupan protein, zat besi, zinc, dan vitamin terpenuhi.
- Mengelola stres melalui olahraga dan istirahat yang cukup.
- Berkonsultasi dengan dokter kulit apabila kerontokan terjadi secara masif atau berlangsung dalam waktu lama
Jangan Abaikan Tanda Awal Hair Loss
Kerontokan rambut yang berlebihan bukan hanya masalah estetika, tetapi juga dapat menjadi sinyal adanya gangguan pada kesehatan kulit kepala maupun kondisi tubuh secara keseluruhan. Semakin cepat tanda-tanda hair loss dikenali, semakin besar peluang untuk mencegah penipisan rambut yang lebih parah.
Karena itu, jika kamu mulai melihat rambut rontok lebih banyak dari biasanya atau merasa garis rambut semakin mundur, jangan ragu untuk mencari penyebabnya dan melakukan perawatan yang tepat sejak dini.
ECKA PRAMITA
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502852/original/043074800_1771048777-4.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5263253/original/068977400_1750812433-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__10_.jpg)









