Rosan Diminta Prabowo Sampaikan Data Positif, Apa Isinya?

4 hours ago 4

PRESIDEN Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, untuk menyampaikan kabar baik kepada publik. Rosan menindaklanjuti instruksi tersebut dengan menggelar konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 15 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Rosan berujar, kabar baik yang dimaksud adalah banyaknya permintaan atas obligasi internasional atau Global Bond yang ditawarkan Danantara. Rosan berujar dirinya baru saja berkeliling dunia untuk menawarkan obligasi tersebut kepada investor di luar negeri. 

Beberapa negara yang ia kunjungi termasuk Hong Kong, Inggris, Singapura, Amerika Serikat, hingga wilayah Eropa. Dalam rangkaian kunjungan ini, Danantara menemui 122 investor.

"Setelah kami melakukan roadshow di beberapa negara itu dan kami sampaikan juga kebijakan-kebijakan policy dan investasi dari Danantara lakukan, alhamdulillah saya boleh laporkan response-nya itu sangat baik," kata Rosan.

Ia berujar, awalnya Danantara memiliki target penjualan obligasi sebesar US$ 1 miliar. Namun, permintaan yang masuk untuk Global Bond Danantara hingga US$ 4,6 miliar.

"Dari rencana US$ 1 miliar yang kami ingin capai, book building yang masuk itu kurang lebih US$ 4,6 miliar. Sehingga melihat book building yang begitu tinggi, artinya kami meng-upsize atau meningkatkan dari US$ 1 miliar menjadi US$ 1,5 miliar," ucap Rosan.

Rosan menyebut Danantara menawarkan dua macam obligasi internasional, yakni obligasi 5 tahun senilai US$ 750 juta ditetapkan pada tingkat imbal hasil 5,35%. Kedua, obligasi sepuluh tahun senilai US$ 750 juta ditetapkan pada tingkat imbal hasil 5,95%.

Rosan mengklaim tingginya permintaan atas obligasi ini menjadi bukti tingginya kepercayaan investor terhadap Indonesia. "Ini membuktikan juga bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia ini tinggi dan ini terbukti," tuturnya.

Menurut Rosan, dana yang masuk kali ini juga sudah bisa dikonfirmasi. Sebab, kata dia, penjualan obligasi ini telah ditandatangani pada 11 Juni lalu dan uang akan masuk ke rekening Danantara pada tanggal 18 Juni nanti.

Rosan pun mendebat anggapan bahwa investor ogah masuk ke Indonesia karena tidak percaya dengan pemerintah. Menurut data dan fakta yang sudah ia paparkan, Rosan menyampaikan, anggapan tersebut telah terbantahkan.

Presiden Prabowo sebelumnya memerintahkan menterinya menyampaikan data positif ke masyarakat. Instruksi ini bertujuan untuk memperkuat optimisme publik terhadap prospek investasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang tidak menentu.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Prabowo memerintahkan Rosan Roeslani untuk menyampaikan data-data positif kepada publik secara terbuka. "Sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis fakta kepada masyarakat," kata Teddy lewat keterangan tertulis, Ahad, 14 Juni 2026.

Menurut Teddy, pemaparan data positif itu akan dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta pada besok Senin, 15 Juni 2026. Langkah tersebut, dia berujar, untuk menegaskan komitmen Presiden Prabowo dalam membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka, transparan, dan akuntabel.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |