Trump: Insiden Penembakan Tak Akan Goyahkan Perang Iran

6 hours ago 3

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menegaskan insiden penembakan di jamuan makan malam White House Correspondents’ Association tidak akan mengubah sikapnya dalam perang melawan Iran. Pernyataan itu disampaikan setelah insiden keamanan yang memicu evakuasi pejabat tinggi di Washington, Sabtu, 25 April.

Menurut laporan Arab News, Trump mengatakan penembakan tersebut tidak akan menghalangi langkahnya. “Ini tidak akan menghalangi saya untuk memenangkan perang di Iran. Tim investigasi masih menyelidiki motifnya,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Meski demikian, Trump sebelumnya menyatakan kemungkinan keterkaitan tetap terbuka. “Saya tidak berpikir demikian. Tapi Anda tidak pernah tahu,” katanya, dan menyebut pelaku sebagai pelaku tunggal.

Insiden di Jamuan Gedung Putih

Penembakan terjadi di luar ballroom Washington Hilton, lokasi acara tahunan tersebut. Trump dan ibu negara Melania Trump dievakuasi bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya setelah insiden terjadi.

Menurut laporan The Associated Press, dikutip Anadolu, seorang aparat penegak hukum tertembak, tetapi selamat karena mengenakan rompi antipeluru. Trump menegaskan kondisi korban stabil. “Seorang petugas tertembak, tetapi selamat karena ia mengenakan rompi antipeluru yang sangat baik. Ia ditembak dari jarak sangat dekat dengan senjata yang sangat kuat, dan rompi itu menjalankan fungsinya. Saya baru saja berbicara dengannya, dan dia dalam kondisi sangat baik,” kata Trump.

Identitas Pelaku dan Penyelidikan

Pelaku diidentifikasi sebagai Cole Thomas Allen, 31 tahun, asal Torrance, California, dan saat ini telah ditahan. Polisi menyebut pelaku membawa sejumlah senjata, termasuk shotgun, pistol, dan beberapa pisau.

Wali Kota Washington DC Muriel Bowser mengatakan pelaku menerobos pos pemeriksaan Dinas Rahasia (USSS) sebelum dilumpuhkan. “Agen Dinas Rahasia menghentikan tersangka. Seorang agen terluka dan dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan,” ujar Bowser.

Ia menambahkan tidak ada indikasi keterlibatan pihak lain. Pelaku juga dibawa ke rumah sakit untuk evaluasi. Direktur FBI Kash Patel mengatakan penyelidikan latar belakang pelaku sedang dilakukan secara menyeluruh. Sementara itu, Pelaksana Tugas Jaksa Agung Todd Blanche menyebut dakwaan akan segera diajukan. “Saya memperkirakan Anda akan segera melihat dakwaan diajukan. Dakwaan itu seharusnya sudah jelas, mengingat tindakannya, dan akan mencakup berbagai pelanggaran terkait penembakan dan kepemilikan senjata,” ujarnya.

Jaksa wilayah District of Columbia, Jeanine Pirro, menambahkan proses hukum akan segera berjalan. “Terdakwa akan dihadapkan ke pengadilan distrik federal pada Senin,” kata Pirro. Insiden ini terjadi di tengah konflik Amerika Serikat dan Iran yang telah berlangsung hampir dua bulan. Pada hari yang sama, Trump juga membatalkan rencana kunjungan utusan AS ke Pakistan untuk pembicaraan damai dengan Iran karena tidak puas dengan posisi negosiasi Teheran.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |