Liputan6.com, Jakarta - Penipuan berkedok mudik gratis kerap muncul dengan memanfaatkan antusiasme masyarakat yang ingin pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri . Modus ini sering mencatut nama instansi besar seperti PT PLN (Persero).
Penipuan ini umumnya menyebar luas melalui media sosial dan aplikasi pesan instan, seringkali dengan menyertakan tautan pendaftaran palsu. Oleh karena itu, penting bagi setiap calon pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami ciri-ciri serta cara menghindari hoaks mudik gratis demi perjalanan yang aman dan nyaman.
Hoaks mudik gratis memiliki beberapa ciri khas yang patut diwaspadai agar tidak menjadi korban penipuan. Salah satu ciri paling umum adalah beredarnya tautan atau link pendaftaran palsu yang mengklaim berasal dari instansi resmi seperti PLN. Tautan ini seringkali disebarkan melalui pesan berantai di media sosial, memanfaatkan keinginan masyarakat untuk mendapatkan fasilitas mudik tanpa biaya.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, karena seringkali ini merupakan indikasi kuat adanya penipuan. Memahami bagaimana hoaks ini beroperasi dan langkah-langkah pencegahan yang tepat adalah kunci untuk melindungi diri dari kerugian finansial maupun kebocoran data pribadi.
Modus Operandi Penipuan Mudik Gratis PLN
Penipu menggunakan berbagai cara untuk menjerat korban, salah satunya dengan menyebarkan tautan palsu. Unggahan di media sosial, seperti Facebook, seringkali menyertakan tautan eksternal yang diklaim sebagai link resmi pendaftaran mudik gratis PLN. Tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi PLN (pln.co.id), melainkan ke situs palsu yang meminta data pribadi sensitif.
Domain yang digunakan penipu biasanya tidak resmi, contohnya daftarkansgra-okno10.netlify.app atau daftarkansegerasekarangvbac.netlify.app, yang bukan merupakan akhiran .go.id atau domain resmi BUMN. Situs palsu ini akan meminta informasi seperti nama lengkap, provinsi asal, hingga nomor Telegram aktif, padahal situs resmi tidak akan meminta data pribadi melalui platform yang tidak aman.
Selain itu, penipu tidak segan menyalahgunakan logo instansi pemerintah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PLN untuk menciptakan kesan kredibilitas palsu. Beberapa modus juga melibatkan permintaan pembayaran melalui e-wallet pribadi atau rekening tidak resmi dengan dalih biaya administrasi. Padahal, program mudik gratis yang sah tidak akan memungut biaya pendaftaran atau administrasi. Penipu juga kerap menggunakan tekanan waktu dengan klaim kuota akan segera habis untuk mendorong calon korban bertindak cepat tanpa verifikasi.
Program Mudik Gratis PLN yang Resmi Tahun 2026
PT PLN (Persero) memang menyelenggarakan program mudik gratis, namun dengan prosedur dan kanal pendaftaran yang resmi dan transparan. Pendaftaran resmi program Mudik Gratis PLN 2026 hanya dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile. Masyarakat dapat mengunduh dan memperbarui aplikasi PLN Mobile, lalu membuat akun menggunakan nomor ponsel aktif untuk mendaftar.
Pendaftaran resmi program Mudik Gratis 2026 telah dibuka pada 25-28 Februari 2026. Kuota yang disiapkan mencapai 12.500 orang, dan pendaftaran dapat ditutup lebih cepat jika kuota telah terpenuhi. Peserta diwajibkan menyetorkan uang jaminan kepastian keberangkatan sebesar Rp100.000 per orang, yang akan dikembalikan dalam bentuk e-voucher listrik di PLN Mobile setelah keberangkatan diverifikasi.
Satu akun PLN Mobile hanya bisa digunakan untuk satu kali pendaftaran, namun dapat mendaftarkan anggota keluarga maksimal 3 orang, sehingga total maksimal 4 orang dalam satu formulir. Peserta juga tidak boleh terdaftar pada program mudik BUMN lainnya. Fasilitas yang didapatkan peserta meliputi tiket gratis, bus ber-AC kelas eksekutif, konsumsi selama perjalanan, paket bingkisan, dan asuransi perjalanan. Tersedia moda transportasi bus, kereta api, dan kapal laut dari berbagai kota keberangkatan seperti Jakarta, Banda Aceh, Padang, Surabaya, Makassar, Denpasar, dan Balikpapan.
Tips Menghindari Penipuan Mudik Gratis
Untuk menghindari penipuan mudik gratis, masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi setiap informasi pendaftaran melalui kanal resmi atau aplikasi resmi penyedia layanan terkait. Pastikan situs yang dikunjungi memiliki domain resmi pemerintah (.go.id) atau BUMN, bukan domain tidak dikenal.
Hindari memberikan data diri pada situs yang tidak memiliki domain resmi, terutama informasi sensitif seperti nomor Telegram atau data perbankan. Program mudik gratis yang resmi tidak akan pernah meminta biaya pendaftaran atau administrasi. Jika ada permintaan transfer dana, baik melalui e-wallet pribadi maupun rekening tidak resmi, patut dicurigai sebagai penipuan.
Literasi digital menjadi kunci utama agar tidak terjebak dalam jebakan siber ini. Jika menemukan indikasi mencurigakan, segera laporkan melalui kanal resmi pihak berwajib atau fitur pelaporan di platform media sosial terkait untuk membantu menghentikan penyebaran hoaks. Dengan selalu waspada dan kritis, masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman tanpa harus menjadi korban penipuan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4400005/original/008170900_1681813298-20230418-Zakat-Fitrah-Herman-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526386/original/065611600_1773119349-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-10T120535.465.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4694399/original/071316700_1703154571-Stasiun_Senen_mulai_dipadati_pemudik_Nataru-ANGGA_10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522505/original/077909700_1772767675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-06T102620.434.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4375857/original/070678600_1680074821-Warga_mulai_berburu_penukaran_uang_baru-ANGGA_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4225162/original/086793000_1668359431-pos_indonesia_subsidi_10jt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519028/original/086217100_1772527699-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-03T150517.725.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516203/original/021232900_1772266389-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524417/original/034625900_1772945711-BLT_UMKM_-_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4009445/original/053641800_1651117730-20220428-Mudik-Gratis-Kementerian-Perhubungan-Dirjen-Perhubungan-Darat-fanani-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4797227/original/073420700_1712490620-20240407-Kepadatan_Tol_Palikanci-HER_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5264916/original/072418800_1750909302-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523086/original/018748500_1772788951-cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5253327/original/062598000_1750044459-cek_fakta_dubes_jepang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491393/original/065324300_1770094453-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T113204.476.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520267/original/016452100_1772610776-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-04T140248.035.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5176561/original/090969700_1743115245-20250328-Merak-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5258623/original/005010500_1750392881-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__5_.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)



