Barak PDIP Nilai Politik Luar Negeri Indonesia Bergeser

7 hours ago 5

KEPALA Badan Riset dan Analisis Kebijakan (Barak) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Andi Widjajanto menilai ada pergeseran kerangka politik luar negeri Indonesia dalam memandang Palestina dan Israel ketika pemerintah memutuskan bergabung ke Dewan Pedamaian atau Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald John Trump.

Andi mengatakan, sejak Dasasila Bandung 1955, Indonesia berkomitmen tidak berinteraksi dengan Israel sebelum mengakui kemerdekaan Palestina. Tapi Presiden Prabowo Subianto kini justru membuka interaksi dengan Israel asal berkomitmen dengan solusi dua negara atau two-state solution antara Israel dan Palestina dalam penyelesaian konflik di Gaza. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Hukum mutlak tidak ada interaksi dengan Israel sebelum Palestina merdeka dan berdaulat. Oleh Prabowo dibuat kerangka baru, bisa berinteraksi dengan Israel asal komitmen dengan two-state solution," kata Andi di Jakarta Pusat, Senin, 6 April 2026.

Indonesia resmi bergabung menjadi anggota BoP pada 22 Januari 2026. Israel ikut menjadi anggota Dewan Perdamaian versi Trump itu. Negara yang menjadi anggota BoP adalah mereka yang diajak dan mendapatkan undangan dari Trump. 

Sebanyak 28 negara bergabung ke BoP hingga saat ini. Satu bulan setelah pembentukan lembaga internasional di luar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu, Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari 2026.

Menurut Andi, Indonesia pertama kali masuk ke dalam organisasi internasional yang anggotanya Israel selain PBB. Pemerintah Indonesia, kata dia, memberikan syarat mengakui Israel bila menjalankan solusi dua negara. Masalahnya, penasehat di Lab45 ini melihat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak tampak mendukung solusi dua negara. 

Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan Indonesia siap mengakui kedaulatan Israel dengan syarat jika Israel mengakui kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara. Hal ini ditegaskan dalam Konferensi Tingkat Tinggi PBB untuk Penyelesaian Damai Masalah Palestina di New York, September 2025.

Belakangan, Prabowo menilai semua pihak yang terlibat dalam perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran harus bersedia berdialog. Menurut Prabowo, langkah dialog ini bertujuan mengakhiri konflik.

“Saran saya selalu mencari opsi damai," kata Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, yang dikutip dari keterangan tertulis Badan Komunikasi Pemerintah RI, Selasa, 17 Maret 2026.

Prabowo juga menjelaskan soal keterlibatan Indonesia dalam BoP. Bagi Prabowo, keikutsertaan Indonesia memiliki tujuan untuk Palestina yang merdeka melalui solusi dua negara. Ketua Umum Partai Gerindra ini meyakini bahwa keputusannya terlibat di BoP menjadi jalan mewujudkan Palestina yang merdeka.

Ervana Trikarinaputri berkontribusi dalam tulisan ini

Pilihan Editor: Efektifkah Indonesia Mendukung Palestina di Dewan Perdamaian

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |