AKTRIS Milly Alcock berbicara terbuka terkait perannya sebagai Kara Zor-El di film Supergirl. Alcock menyadari bahwa perannya sebagai seorang superhero perempuan di semesta DC tersebut akan menuai beragam reaksi, tak terkecuali komentar negatif.
Dalam wawancara bersama Alcock, Vanity Fair menyinggung kritik dari sutradara legendaris Martin Scorcese dan Ridley Scott terhadap genre film pahlawan super. Sebelumnya, Scorcese sempat menyebut film-film bergenre pahlawan super "bukan sinema" dan bahkan membandingkannya dengan "taman hiburan". Sementara di sisi lain, Scott menilai film-film jenis itu "sangat membosankan" dan "sama sekali tidak bagus".
Namun, aktris kelahiran Australia mengaku tak keberatan dengan kritik para sutradara yang menurutnya "sudah ada sejak lama dan membuat film-film fenomenal". Ia pun menganggap bahwa hal tersebut merupakan bagian dari keindahan seni. "Tidak setiap film cocok untuk semua orang. Keindahan seni adalah Anda bisa selektif," tutur Milly Alcock.
Sempat Tak Ingin Gabung Supergirl
Variety mencatat debut Milly Alcock sebagai Supergirl dimulai ketika ia tampil sebagai kameo di film Superman tahun lalu karya sutradara James Gunn. Supergirl yang akan pada 26 Juni mendatang menjadi film selanjutnya untuk waralaba tersebut. Kariernya kemudian melejit setelah membintangi musim pertama serial HBO House of the Dragon sebagai Rhaenyra Targaryen muda.
Setelah perannya di serial prekuel Game of Thrones tersebut, Alcock sempat bersumpah untuk tidak lagi terlibat dalam proyek waralaba besar. Ia lantas mengubah segalanya secara signifikan melalui keterlibatan dalam serial terbatas Netflix Sirens dan beradu akting dengan Julianne Moore. Akan tetapi, Alcock kemudian tidak dapat menemukan pekerjaan baru hingga setahun penuh.
Bintang The School bahkan sempat mengalami kecemasan atas kariernya kala itu sebelum akhirnya mencoba untuk mengikuti audisi Supergirl. "Saya seperti memaksa diri saya sendiri untuk ikut audisi," ujar Alcock.
Pengalaman Milly Alcock Menghadapi Kritik
Turut andilnya Milly Alcock dalam serial HBO House of the Dragon memberikan pengalaman untuknya ketika berhadapan dengan para penggemar yang sangat antusias. Hal ini pun membantu aktris kelahiran Sydney 25 tahun lalu untuk mempersiapkan diri menghadapi reaksi negatif yang tak terhindarkan. Terkhususnya ketika ia sebagai seorang perempuan yang memimpin film blockbuster Supergirl.
“Hal itu jelas membuat saya menyadari bahwa sekadar eksis sebagai seorang perempuan di ruang itu adalah sesuatu yang dikomentari orang. Kami menjadi sangat nyaman memiliki kepemilikan aneh atas tubuh perempuan,” ujar Alcock seperti dilansir The Hollywood Reporter. Ia juga menambahkan bahwa bagaimanapun juga dirinya tak bisa menghentikan mereka untuk melontarkan kritik dan hanya mampu berusaha menjadi dirinya sendiri."































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154231/original/041919200_1741337635-20250307-Tadarus-ANG_2.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450038/original/011940800_1766126206-Gemini_Generated_Image_n0zy6on0zy6on0zy.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2559362/original/076937200_1546315450-20190101-Kembang-Api-Ancol-5.jpg)