Cek Fakta: Hoaks Artikel Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Minta Jokowi Tidak Hilangkan Barang Bukti

1 month ago 63

Liputan6.com, Jakarta - Beredar kembali di media sosial postingan artikel eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta mantan Presiden Jokowi tidak menghilangkan barang bukti. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 8 Januari 2026.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar dari Detik.com berjudul:

"Yaqut Cholil Qiemas Ingatkan Jokowi Jangan Menghilangi Barang Bukti Atau Alasan Sakit Segala, Saya Kalau Tidak Diperintah Jokowi Tidak Saya Lakukan ini Menyangkut Nyawa Saya"

Akun itu menambahkan narasi:

"Jokowi presiden terkorup ke.2 di dunia. Lembaga kepolisian terkorup se-Indonesia."

Lalu benarkah postingan artikel eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta mantan Presiden Jokowi tidak menghilangkan barang bukti?

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah situs Detik.com dengan foto, nama penulis, dan tanggal artikel yang sama dengan postingan.

Namun dalam artikel asli berjudul "Eks Menag Yaqut Tegaskan 2 Rumah Rp 6,5 M yang Disita KPK Bukan Miliknya"

Artikel itu juga tidak membahas permintaan Yaqut agar Jokowi tidak menghilangkan barang bukti. Artikel itu membahas bantahan Yaqut terkait dua rumah mewah yang disita KPK terkait kasus dugaan korupsi kuota haji.

Cek Fakta artikel Eks Menag Yaqut meminta Jokowi tidak menghilangkan barang bukti

Sumber:

https://www.detik.com/hikmah/haji-dan-umrah/d-8103735/eks-menag-yaqut-tegaskan-2-rumah-rp-6-5-m-yang-disita-kpk-bukan-miliknya

Kesimpulan

Postingan artikel eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta mantan Presiden Jokowi tidak menghilangkan barang bukti adalah hoaks.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |