Cek Fakta: Tidak Benar Bahlil Sebut PLN Rugi karena Masyarakat Tidak Bisa Hemat Listrik

1 day ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 26 Maret 2026.

Klaim pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik berupa foto yang menampilkan Bahlil, di dalamnya terdapat tulisan sebagai berikut.

"Menteri ESDM BAHLIL: PLN MERUGI Karena Masyarakat Tak Bisa Belajar Hemat Listrik"

Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"PLN rugi jangan salahkan rakyat dong,,salahkan para koruptor dan pejabat rakus,,kami rakyat tetap bayar listrik tepat waktu,kok bisa PLN rugi??terus uangnya kemana???😡😡😡😡🤔🤔🤔"

Benarkah pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik, dengan menjadikan kutipan dalam klaim 

"PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik" sebagai bahan penelusuran, hasilnya tidak ditemukan artikel dari media massa yang membuat artikel tersebut.

Penelusuran juga dilanjutkan dengan menghubungi Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia.

Anggia mengatakan, pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik adalah hoaks.

"Hoaks," kata Anggia saat berbincang dengan Liputan6.com, dikutip (13/4/2026).

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan, klaim pernyataan Bahlil PLN rugi karena masyarakat tidak bisa hemat listrik adalah hoaks.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |