Hoaks Lowongan Kerja Marak Beredar di Media Sosial, Simak Daftarnya

16 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks mengenai informasi lowongan kerja marak beredar di media sosial (medsos). Hoaks tersebut kerap disertai dengan link atau tautan pendaftaran.

Jika link tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi serta bukan berasal dari website resmi.

Lalu apa saja hoaks seputar lowongan kerja yang beredar di medsos? Berikut daftarnya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Rekrutmen SKK Migas 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran rekrutmen Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 22 Juli 2026.

Berikut isi unggahannya:

"📢 REKRUTMEN SKK MIGAS TAHUN 2026

Kesempatan emas untuk bergabung dan berkarier di sektor energi Indonesia telah hadir! Jangan lewatkan peluang menjadi bagian dari insan terbaik yang berkontribusi dalam pengelolaan industri hulu migas nasional.

✅ Terbuka untuk berbagai jenjang pendidikan sesuai persyaratan.

✅ Kesempatan berkarier di lingkungan kerja yang profesional.

✅ Persiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan sejak sekarang.

Segera daftarkan diri anda sekarang juga

#SKKMigas #Rekrutmen2026 #LowonganKerja2026 #KarierIndonesia #Migas #Loker2026 #InfoLoker #PeluangKarier"

Unggahan disertai link pendaftaran. Jika link tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram aktif.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran rekrutmen SKK Migas 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini.... 

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran rekrutmen Calon Amil Baznas 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 12 Juli 2026.

Berikut isi unggahannya:

"📢 Rekrutmen Terbuka Calon Amil BAZNAS 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung sebagai Calon Amil Tahun 2026. Mari berkontribusi nyata dalam pengelolaan dan pemberdayaan zakat untuk kemaslahatan umat 🤝

✨ Posisi yang Dibuka:

🔹 Staf Bagian Pengumpulan

🔹 Staf Bagian Keuangan

🔹 Pendamping Program Pendayagunaan

📌 Kualifikasi Umum:

✔ Muslim/Muslimah

✔ Pendidikan minimal D3/S1 semua jurusan

✔ Komunikatif, jujur, disiplin, amanah & bertanggung jawab

✔ Siap bekerja penuh waktu dan dalam tim"

Unggahan disertai link pendaftaran. Jika link tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran rekrutmen Calon Amil Baznas 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Lowongan Kerja Petugas Sensus Pertanian 2026 dari Kementan

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim lowongan kerja Petugas Sensus Pertanian 2026 dari Kementerian Pertanian (Kementan). Informasi tersebut diunggah salah satu akun TikTok pada 6 Juni 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Rekrutmen Kementrian Pertanian Membuka Lowongan Kerja Untuk Petugas Sensus Pertanian 2026

PERSYARATAN:

*Usia 19-50 Tahun. WNI Dan tinggal di daerah asal. Minat serius membangun usaha agribisnis. Untuk SMA/SMK DAN SEDERAJAT

MANFAAT BERGABUNG:

GaJi Hingga 5JT - 8JT / Bulan . Pelatihan Pertanian Modern . Akses Teknologi Canggih& Dukungan Pemerintah . Networking Di Sektor Agribisnis.

👉SEGERA DAFTAR KLIK LINK DI BIO PROFIL KAMI..."

Unggahan disertai poster yang menampilkan foto Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Poster juga berisi tulisan bahwa penempatan sesuai daerah masing-masing.

Sementara itu, ketika link di bio profil diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim lowongan kerja Petugas Sensus Pertanian 2026 dari Kementan? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |