Cek Fakta: Tidak Benar Pernyataan Bahlil Ojol Wajib Beli Motor Listrik Sendiri untuk Kurangi Beban Subsidi

1 month ago 44

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pernyataan Menteri ESDM Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 28 Desember 2025.

Klaim pernyataan Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara berupa tulisan sebagai berikut.

"Kata Pak Bahlil...

Tahun Depan Untuk Ojol Wajib Beli Motor Listrik Sendiri Untuk Mengurangi Beban subsidi Negara...😱🤔🥺

Bagaimana Menurut Kalian...⁉️

#Pakbahlil #mentri #motorlistrik #ojol #pemerintahan #MasGemoy"

Benarkah klaim pernyataan Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pernyataan Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara, dengan menghubungi Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia.

Anggia menyatakan klaim pernyataan Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara adalah hoaks.

" Ini berita hoaks yang disebarkan pihak tidak bertanggungjawab," kata Anggia, saat berbincang dengan Liputan6.com, Kamis (15/1/2026)

Menurut Anggia, Bahlil tidak pernah menyeluarkan pernyataan ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara.

"Tidak benar. Menteri ESDM tidak pernah pengeluarkan pernyataan tersebut dalam forum apapun," tegasnya.

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim pernyataan Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara tidak benar.

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menyakanan, Bahlil tidak pernah menyeluarkan pernyataan ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |