Ini 3 Cara Bedakan OTP Asli dan Palsu untuk Hindari Jerat Fake BTS

16 hours ago 4

TEMPO.CO, Jakarta - Pesan pendek pengiriman One-Time Password  atau OTP adalah kode verifikasi yang dikirimkan oleh bank atau layanan digital sebagai langkah keamanan tambahan saat pengguna melakukan login atau transaksi keuangan. Pesan OTP berfungsi sebagai perlindungan ekstra untuk memastikan bahwa hanya pemilik akun yang dapat mengakses layanan tersebut.

Namun, seiring dengan peningkatan sistem keamanan, muncul pula teknik penipuan baru yang dikenal dengan istilah fake BTS atau BTS Palsu. Ini adalah teknik yang digunakan oleh pelaku kejahatan siber untuk memalsukan kode OTP. Fake BTS mencegah SMS asli dari bank atau layanan digital sampai ke pengguna, lalu menggantinya dengan pesan berisi tautan menuju situs phishing

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Jika pengguna tidak waspada dan memasukkan data pribadi ke situs tersebut, pelaku dapat mengakses akun korban. Karena itu, penting mengetahui cara membedakan OTP asli dan palsu. Bagaimana caranya? Berikut ini informasinya dirangkum dari beberapa sumber seperti cloudcomputing.id dan cyberhub.id.

Cara Membedakan OTP Asli dan Palsu

Cara membedakan One-Time Password atau OTP asli dan palsu bisa dilihat dari nama pengirim pesan dan format penulisannya. OTP asli biasanya dikirim oleh bank atau layanan digital resmi dengan nama pengirim yang sesuai dengan institusi terkait, bukan nomor acak. 

Selain itu, format penulisan kode OTP umumnya terstruktur rapi tanpa embel-embel tautan atau permintaan informasi pribadi. Namun, bila masih ragu, ada beberapa langkah lain yang bisa Anda lakukan untuk memastikan keaslian OTP yang diterima.

1. Periksa Nama Pengirim OTP

Langkah pertama dalam membedakan OTP asli dan palsu adalah dengan memperhatikan nama pengirim pesan. OTP resmi dikirim oleh bank atau layanan digital dengan identitas yang jelas, misalnya "BCA OTP" atau "Gojek OTP." Jika terdapat sedikit perbedaan, seperti adanya karakter tambahan atau format yang tidak biasa, seperti "BCA_OTP" atau "OTP-BCA," maka Anda patut waspada.

Cek riwayat SMS OTP yang pernah diterima sebelumnya untuk memastikan konsistensi pengirim. Jika ada perbedaan mencurigakan, segera hubungi customer service bank atau layanan terkait untuk memastikan keaslian pesan tersebut. Jangan pernah memasukkan kode OTP di situs atau aplikasi yang tidak resmi.

2. Amati Format dan Bahasa SMS OTP

Pesan OTP asli memiliki format yang baku, ringkas, dan jelas. Pesan tersebut biasanya hanya berisi kode OTP tanpa instruksi tambahan yang mencurigakan. Bahasa yang digunakan pun formal dan tidak terkesan memaksa pengguna untuk segera bertindak.

Sebaliknya, OTP palsu sering kali menggunakan kata-kata yang mendesak dan berusaha menakut-nakuti penerima. Nada pesannya bisa mengandung ancaman atau memberikan tekanan agar penerima segera mengklik tautan atau membagikan informasi pribadi. Jika menerima pesan semacam ini, tarik napas sejenak dan bersikap rasional. Jangan panik atau terburu-buru mengikuti instruksi yang diberikan dalam pesan tersebut.

3. Apakah SMS OTP Mengirimkan Tautan dalam Satu Pesan?

Pesan OTP yang dikirim oleh bank atau layanan resmi hanya berisi kode verifikasi, bukan instruksi untuk mengakses layanan tertentu. Jika Anda menerima SMS OTP yang mencantumkan tautan dan meminta Anda untuk mengkliknya, besar kemungkinan itu adalah upaya penipuan.

Jangan pernah mengklik tautan yang ada di dalam pesan OTP. Pastikan Anda hanya memasukkan kode OTP pada aplikasi resmi atau situs bank yang diakses langsung melalui browser atau aplikasi resminya. Jika ragu, lebih baik langsung menghubungi layanan pelanggan bank terkait untuk memastikan keamanan transaksi Anda.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |