Jangan Tergiur Video Menkeu Purbaya Bagikan Bantuan Modal Usaha, Simak Alasannya

3 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang mengklaim Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membagikan bantuan modal usaha telah beredar luas di berbagai platform media sosial. Namun sebaiknya kita tidak tergiur karena tawaran tersebut adalah hoaks.

Video hoaks ini menarasikan bahwa Menkeu Purbaya mengajak masyarakat untuk segera menghubunginya guna mendapatkan bantuan modal usaha. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah secara tegas membantah kebenaran video tersebut, menyatakan bahwa informasi yang disebarkan adalah berita bohong atau hoaks.

Video hoaks ini dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) atau deepfake, yang memanipulasi visual dan suara Menkeu Purbaya sehingga seolah-olah asli. Klaim dalam video tersebut bervariasi, mulai dari penawaran bantuan modal usaha senilai Rp85 juta hingga narasi bahwa Kemenkeu menyalurkan bantuan senilai Rp200 triliun.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan semacam ini. Kemenkeu mengingatkan agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak berasal dari kanal resmi pemerintah dan selalu melakukan verifikasi sebelum bertindak.

Klaim Palsu Bantuan Modal Usaha Mengatasnamakan Menkeu Purbaya

Video hoaks yang beredar menarasikan bahwa Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengajak masyarakat untuk segera menghubunginya dan mendaftarkan data diri demi mendapatkan bantuan modal usaha. Dalam beberapa versi, video tersebut mengklaim Purbaya memberikan bantuan modal usaha senilai Rp85 juta.

Ada pula klaim yang menyebutkan Purbaya membagikan bantuan dana dari kantong pribadinya, dengan narasi yang meyakinkan seperti, "Saya Purbaya tidak pernah ingkar janji."

Narasi lain yang sering muncul dalam video tersebut berbunyi, "Salam sejahtera bagi kita semua, kami selaku pihak lembaga Kementerian Keuangan ingin menyampaikan sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengembangkan atau membuka usaha dengan adanya program bantuan modal usaha ini yang disalurkan Kementerian Keuangan senilai 200 triliun."

Klaim-klaim ini sengaja dirancang untuk membuat masyarakat percaya dan tertarik, dengan janji-janji manis mengenai kemudahan mendapatkan modal usaha. Beberapa video juga menggunakan judul menarik seperti "SEPESIAL ACARA PROGRAM GIVE AWAY PURBAYA YUDHI SADEWA".

Kemenkeu Tegaskan Video Tersebut adalah Deepfake AI

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah secara tegas menyatakan bahwa video yang beredar mengenai Menkeu Purbaya yang mengajak masyarakat mendaftar untuk mendapatkan bantuan modal usaha adalah hoaks. Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemenkeu menjelaskan bahwa video tersebut merupakan hoaks deepfake, yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

Hasil pengecekan oleh Hive Moderation menunjukkan bahwa 99% audio dalam video tersebut merupakan hasil kecerdasan buatan, dan gambar video berasal dari foto yang dimanipulasi. Kemenkeu juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menkeu Purbaya.

Kementerian Keuangan tidak pernah menyalurkan bantuan modal usaha atau bantuan sosial berupa uang tunai secara langsung kepada individu atau perorangan. Seluruh kebijakan fiskal dan pengelolaan keuangan negara dijalankan secara akuntabel dan transparan, dengan informasi resmi disampaikan melalui saluran komunikasi resmi pemerintah.

Modus Manipulasi dari Kegiatan Asli Menkeu Purbaya

Video palsu tersebut dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) atau deepfake untuk memanipulasi visual dan suara Menkeu Purbaya. Video asli yang dimanipulasi seringkali berasal dari kegiatan resmi Purbaya, seperti Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia pada 8 April 2025.

Pada saat itu, Purbaya Yudhi Sadewa masih menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan memaparkan data perekonomian Indonesia yang solid. Dalam kasus lain, video asli menampilkan Purbaya sedang makan siang di sebuah warung sop buntut di Menteng, Jakarta Pusat, yang kemudian dimanipulasi dengan AI.

Video hoaks ini seringkali disebarkan melalui platform media sosial seperti Facebook dan TikTok, dengan akun yang mengatasnamakan "Menteri Keuangan RI" atau "Bantuan Dana Hibah". Akun-akun tersebut bahkan menggunakan foto profil yang dimanipulasi agar seolah-olah memiliki lencana verifikasi resmi, padahal akun tersebut sepenuhnya palsu.

Imbauan Penting untuk Kewaspadaan Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk tidak menghubungi admin atau nomor yang tertera, serta tidak mengeklik tautan jika menemukan penawaran bantuan yang mencurigakan. Tidak ada informasi kredibel mengenai pemberian bantuan uang untuk modal usaha kepada masyarakat dari Purbaya Yudhi Sadewa atau Kementerian Keuangan secara langsung.

Kementerian Keuangan mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap informasi terkait keuangan negara atau komunikasi Kementerian Keuangan yang terindikasi sebagai hoaks atau penipuan. Laporan dapat disampaikan melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email [email protected], atau menu "Hubungi Kami" pada situs web resmi www.kemenkeu.go.id.

Penyebaran informasi palsu seperti video hoaks Menkeu Purbaya bagikan bantuan modal usaha ini memiliki potensi merugikan masyarakat. Oleh karena itu, semua pihak diharapkan selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima dari sumber-sumber resmi.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |