Puasa Syaban 2026 Mulai Kapan? Berikut Jadwal dan Bacaan Niatnya

8 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Puasa sunnah di bulan Syaban selalu dinantikan menjelang Ramadan karena memiliki banyak keutamaan bagi umat Muslim. Oleh sebab itu, banyak orang mulai mencari informasi Puasa Syaban 2026 mulai kapan? agar dapat mempersiapkan diri secara fisik maupun spiritual sejak awal.

Mengetahui jadwal pelaksanaannya akan membantu dalam mengatur niat serta aktivitas ibadah dengan lebih terencana. Tidak heran jika pertanyaan Puasa Syaban 2026 mulai kapan? sering muncul sebagai bagian dari persiapan menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Dengan informasi yang jelas dan akurat, pelaksanaan ibadah sunnah dapat dilakukan dengan lebih tenang dan konsisten. Inilah alasan mengapa pembahasan seputar Puasa Syaban 2026 mulai kapan? penting untuk dipahami sejak dini.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang Puasa Syaban 2026 mulai kapan, Senin (19/1/2026).

Jadwal Dimulainya Puasa Syaban 2026

Mengutip buku berjudul Amalan Ringan Berpahala Istimewa Seputar Puasa, Sedekah, dan Haji (2023) oleh Abdillah F. Hasan, dalam riwayat Tirmidzi, puasa bulan Sya’ban disebut sebagai puasa yang paling afdal setelah puasa Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda, "Puasa manakah yang paling afdal setelah puasa Ramadhan?" Rasulullah SAW menjawab, "Puasa Sya’ban untuk mengagungkan Ramadhan." (HR. Tirmidzi).

Puasa Syaban 2026 diperkirakan dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026, berdasarkan kalender Hijriah 1447 H yang dirilis Kementerian Agama RI dan sejalan dengan perhitungan Muhammadiyah serta Nahdlatul Ulama. Awal bulan Syaban sendiri dimulai setelah Maghrib, Senin 19 Januari 2026, menandai berakhirnya bulan Rajab.

Bulan Syaban merupakan waktu penting untuk persiapan spiritual sebelum Ramadhan. Umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah sunah, termasuk puasa, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW, agar lebih siap secara fisik dan batin menyambut bulan suci.

Niat Puasa Syaban dan Ketentuannya

Niat merupakan rukun utama dalam ibadah puasa, termasuk Puasa Syaban, yang harus dilakukan sebelum terbit fajar. Niat dapat dilafalkan dengan lisan atau cukup dihadirkan di dalam hati. Berikut beberapa bacaan niat Puasa Syaban yang umum digunakan.

1. Niat Puasa Syaban (Sunah)

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ شَعْبَانَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri Sya‘bāna sunnatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya: "Saya berniat puasa sunah di bulan Syaban karena Allah Ta‘ala."

2. Bacaan Niat Alternatif

نَوَيْتُ صَوْمَ شَعْبَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma Sya‘bāna lillāhi ta‘ālā.

Artinya: "Saya berniat puasa Syaban karena Allah Ta‘ala."

Waktu Membaca Niat Puasa Syaban

Niat Puasa Syaban dapat dibaca sejak malam hari setelah salat Isya hingga sebelum waktu Subuh. Apabila lupa berniat di malam hari, diperbolehkan berniat pada siang hari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Tata Cara Pelaksanaan Puasa Syaban

Berikut ini tata cara pelaksanaan Puasa Syaban:

1. Niat

Niat puasa dilakukan sebelum Subuh, bisa diucapkan atau hanya dalam hati. Contohnya: Nawaitu shauma syahri Sya‘bāna sunnatan lillāhi ta‘ālā yang artinya “Saya berniat puasa sunah di bulan Syaban karena Allah Ta‘ala.”

2. Menahan Diri

Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, dan hubungan suami-istri dari terbit fajar hingga Maghrib.

3. Memperbanyak Ibadah

Selain puasa, tingkatkan amalan sunnah lain seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, salat sunnah, dan bersedekah.

4. Berbuka Puasa

Disunahkan berbuka dengan kurma dan air putih mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW.

5. Menjaga Niat dan Keikhlasan

Pastikan puasa dijalankan dengan niat ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

6. Memperhatikan Kondisi Fisik

Perhatikan kesehatan tubuh agar ibadah berjalan maksimal. Jika ada kondisi tertentu, konsultasikan dengan ahli agama atau tenaga medis.

Hukum dan Keutamaan Puasa Syaban

Masih mengutip buku berjudul Amalan Ringan Berpahala Istimewa Seputar Puasa, Sedekah, dan Haji (2023) oleh Abdillah F. Hasan, adapun keutamaan puasa di bulan Sya’ban sebagaimana diriwayatkan ulama Ibnu Rajab, ia pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, "Ya Rasulullah, aku tidak melihat engkau berpuasa sepenuh bulan seperti engkau berpuasa pada bulan Sya’ban."

Rasulullah menjawab, "Bulan itu (Sya’ban) adalah bulan yang dilupakan oleh manusia, yaitu bulan di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan itu adalah bulan diangkatnya amal-amal manusia kepada Tuhan semesta alam. Aku suka amal-amalku diangkat, sementara aku sedang berpuasa." (HR. Abu Daud dan Nasa’i).

Berikut ini penjelasan singkat hukum dan keutamaan Puasa Syaban:

1. Hukum Puasa Syaban

Puasa Syaban termasuk sunnah muakkadah, artinya sangat dianjurkan dalam Islam. Bulan ini menjadi momen persiapan spiritual menjelang Ramadhan, di mana Rasulullah SAW dikenal memperbanyak puasa sunah dibanding bulan lainnya selain Ramadhan.

2. Keutamaan Bulan Syaban

Menurut Imam an-Nawawi, bulan Syaban adalah waktu diangkatnya amalan manusia kepada Allah SWT. Rasulullah SAW ingin amalnya diangkat dalam keadaan berpuasa, menunjukkan betapa istimewanya bulan ini.

3. Ketentuan Puasa setelah Pertengahan Syaban

Terdapat larangan untuk memulai puasa baru setelah pertengahan Syaban kecuali bagi yang sudah terbiasa berpuasa sunah seperti Senin-Kamis atau puasa Daud. Hal ini untuk menjaga keseimbangan ibadah dan kondisi fisik.

4. Puasa Ayyamul Bidh

Puasa ini dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah. Untuk Syaban 2026, diperkirakan jatuh pada 1–3 Februari 2026. Amalan ini dianjurkan untuk menambah pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

5. Puasa Nisfu Syaban

Bertepatan dengan tanggal 15 Syaban, yang diprediksi jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026. Puasa Nisfu Syaban memiliki keutamaan tersendiri, terutama untuk memperbanyak doa dan taubat.

6. Manfaat Mengamalkan Puasa Syaban

Selain menambah pahala, puasa Syaban membantu mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual menghadapi Ramadhan. Melaksanakan puasa ini secara rutin meningkatkan disiplin ibadah dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Q & A Seputar Topik

Kapan puasa Syaban 2026 mulai?

Puasa Syaban 2026 diperkirakan akan dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026, berdasarkan kalender Hijriah 1447 H yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

Bagaimana lafaz niat puasa Syaban?

Lafaz niat puasa Syaban adalah "Nawaitu shauma-sy-syahri-sy-sya'bani sunnata-lillâhi ta'ala" yang berarti "Saya berniat puasa pada bulan Syaban sunah karena Allah Ta'ala." Niat ini dapat diucapkan dalam hati atau dilafazkan.

Apakah boleh menggabungkan niat puasa Syaban dengan qadha Ramadhan?

Ya, jika seseorang memiliki kewajiban qadha puasa Ramadhan, niat yang dibaca adalah niat qadha puasa Ramadhan. Mayoritas ulama menyebutkan bahwa selama puasa qadha dilakukan di bulan Syaban, keutamaan waktu tersebut tetap diperoleh.

Apa saja keutamaan puasa Syaban?

Puasa Syaban hukumnya sunnah muakkadah dan merupakan persiapan penting menuju Ramadhan. Bulan Syaban adalah waktu di mana amalan manusia diangkat kepada Allah SWT, dan Rasulullah SAW memperbanyak puasa agar amalnya diangkat dalam keadaan berpuasa.

Kapan Puasa Ayyamul Bidh dan Nisfu Syaban 2026?

Untuk bulan Syaban 2026, puasa Ayyamul Bidh diperkirakan jatuh pada 1-3 Februari 2026, sedangkan puasa Nisfu Syaban (tanggal 15 Syaban) diprediksi akan jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |