Jokowi Bakal Keliling, Djarot PDIP: Mau Tunjukkan Ijazah?

3 hours ago 5

KETUA Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Djarot Syaiful Hidayat menduga rencana mantan Presiden Joko Widodo berkeliling Indonesia berkaitan dengan pelurusan isu ijazah palsu yang berlarut-larut di masyarakat. Mantan Gubernur Jakarta ini juga mengatakan Jokowi bebas menjalankan rencananya untuk mengujungi berbagai daerah di Indonesia.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Barangkali untuk menetralisasi itu bahwa beliau akan menunjukkan ijazah aslinya untuk mengakhiri polemik yang terjadi, misalnya, gitu ya. Jadi monggo," kata Djarot ditemui di sela-sela kegiatan bimbingan teknis PDIP untuk anggota DPRD, Jakarta Utara, pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Menurut Djarot, Jokowi harus dapat menjelaskan sekaligus menunjukkan kepada masyarakat bahwa ia memiliki ijazah asli sebagai alumnus Universitas Gadjah Mada. Dia menilai, cara itu lebih praktis untuk mengakhiri perdebatan tentang keaslian ijazah bapak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut.

"Tunjukkan saja ijazahnya. Paling enak itu, enggak usah pakai drama-drama di pengadilan gitu loh ya," kata dia.

Djarot berpendapat, pelesiran Jokowi ke Jawa Barat, Nusa Tengga Timur, hingga Lampung, tidak menjadi masalah bagi PDIP. Dia justru meyakini PDIP akan makin solid membangun konsolidasi partai di saat Jokowi blusukan bersama Partai Solidaritas Indonesia.

"Justru dengan beliau turun ke beberapa wilayah itu justru partai kita semakin solid ya. Partai kita akan semakin solid untuk membangun internal partai maupun lebih solid untuk turun ke bawah. Jadi silakan aja beliau keliling ke mana pun," kata Djarot.

Jokowi menyatakan siap kembali berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia setelah kondisi kesehatannya dinyatakan pulih. Agenda tersebut, menurut dia, bukanlah perjalanan khusus yang sudah dirancang sejak awal, melainkan memenuhi undangan dari masyarakat di berbagai wilayah. 

“Ya ini, kan, saya banyak undangan-undangan dari daerah-daerah untuk hadir, dari masyarakat,” ujar Jokowi saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Senin 25 Mei 2026, usai kembali dari Jakarta. 

Presiden ke-7 Indonesia itu tidak menampik dalam sejumlah kunjungan nantinya akan bertemu kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di daerah serta para relawan pendukungnya. Ia menyebut kehadirannya merupakan silaturahmi. “Dan itu juga untuk memberikan motivasi dan juga ketemu dengan PSI di daerah. Terus juga ketemu dengan relawan di daerah. Ya, karena ada undangan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Harian PSI Ahmad Ali menyampaikan, kader PSI di daerah siap menyambut kedatangan Jokowi jika agenda kunjungan keliling tersebut benar-benar terlaksana. Menurut dia, kehadiran Jokowi akan disambut di berbagai wilayah oleh para kader partai. Jokowi diperkirakan akan memulai kegiatan blusukan pada awal Juni 2026. Tiga daerah yang menjadi awal destinasinya adalah Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga Lampung. 

Septia Ryanthie berkontribusi dalam tulisan ini

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |