KAI Sediakan Layanan Shuttle ke Kuningan di Stasiun Cirebon

2 hours ago 3

PT KERETA Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi 3 Cirebon mulai hari ini menyiiapkan layanan shuttle atau angkutan pengumpan untuk penumpang kereta api. Layanan shuttle mulai beroperasi Senin, 29 Juni 2026 dengan tujuan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

“Layanan shuttle ini disiapkan dengan tujuan untuk mempermudah mobilitas pelanggan kereta api,” tutur Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, Ahad, 28 Juni 2026. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Layanan ini, lanjut Muhibbuddin, merupakan penguatan integrasi moda transportasi untuk meningkatkan pelayanan KAI kepada pelanggan. KAI ingin memastikan pelanggan memiliki kemudahan dalam melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan melalui transportasi lanjutan yang tersedia di stasiun. Selain itu, Stasiun Cirebon juga merupakan simpul transportasi utama yang terus ditata untuk menghadirkan layanan perjalanan dengan lebih lancar, nyaman, dan efisien.

Melalui langkah strategis ini, KAI Daop 3 berupaya menjadikan Stasiun Cirebon sebagai ikon transportasi publik yang modern dan berkelanjutan. Upaya serupa rencananya juga akan diimplementasikan di stasiun-stasiun lain di wilayah kerja ini.

Rute dan Jadwal Operasional Shuttle

Shuttle ini akan melayani penumpang kereta api yang turun di Stasiun Cirebon dan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Kuningan dengan biaya hanya Rp 50 ribu per orang. Bekerja sama dengan salah satu layanan travel,  rute yang dilalui adalah rute  Cilimus – Jalaksana – Cirendang, begitu pula untuk arah sebaliknya.

Berikut adalah jadwal keberangkatan operasional shuttle setiap hari:

1. Stasiun Cirebon menuju Terminal Kuningan :

Pukul 03.30 WIB , Pukul 09.30 WIB , Pukul 12.15 WIB, Pukul 16.00 WIB, Pukul 18.30 WIB, Pukul 20.00 WIB

2. Terminal Kuningan menuju Stasiun Cirebon :

Pukul 04.30 WIB, Pukul 07.15 WIB, Pukul 12.30 WIB, Pukul 15.00 WIB, Pukul 18.30 WIB, Pukul 20.30 WIB

Dengan adanya layanan dan peningkatan konektivitas ini, KAI Daop 3 Cirebon juga berharap dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Akses yang kian mudah akan melancarkan arus wisatawan maupun pelaku usaha yang berkunjung ke wilayah Cirebon, Kuningan, dan sekitarnya.

“Kami berharap pelanggan semakin nyaman memilih kereta api karena tidak perlu khawatir dengan akses lanjutan setelah tiba di stasiun. Semua sudah tersedia secara mudah dan aman,” tutur Muhibbuddin.

Taufik, 38, warga Desa Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, mengaku gembira dengan dibukanya layanan shuttle ini. “Terkadang kami pergi ke Jakarta, menengok keluarga di sana. Biasanya kalau naik kereta api, ke Cirebon pakai layanan online,” tutur Taufik. Namun, untuk layanan mobil online Taufik mengaku harus membayar cukup tinggi. “Kalau shuttle murah kan ya, Cuma Rp 50 ribu, masih terjangkau,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Dede,53, warga Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Dia biasanya naik kereta ke Jakarta. Dari Kuninganke Cirebon memakai mobil sendiri lalu dititipkan ke rumah saudara di Cirebon. Selanjutnya, dia menggunakan transportasi mobil online ke stasiun.

“Cukup merepotkan. Pakai mobil sendiri ke Jakarta, lelah,” tuturnya. Karenanya Dede menyambut gembira adanya layanan shuttle ini dan berharap layanan ini bertahan lama. 

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |